Thursday, 1 Zulhijjah 1443 / 30 June 2022

Polisi Tangkap Dua Pria Bawa Sabu-sabu di Rutan Polda Sultra

Jumat 20 May 2022 23:11 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Ilustrasi Ditangkap Polisi

Ilustrasi Ditangkap Polisi

Foto: Republika/Mardiah
Sabu diselundupkan ke dalam makanan.

REPUBLIKA.CO.ID, KENDARI -- Polisi mengamankan dua pria diduga membawa paket sabu-sabu saat hendak membesuk rekannya di Rumah Tahanan (Rutan) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara. Direktur Reserse Narkoba Polda Sultra Kombes Pol Bambang Tjahjo Bawono di Kendari, Jumat mengatakan keduanya berinisial S (27) dan W (16), diamankan saat hendak menyelundupkan sabu-sabu ke Rutan Polda Sultra pada Kamis (19/5).

"Kami membenarkan terhadap penyerahan dari Direktorat Tahti (Tahanan dan Barang Bukti) tadi malam. Pembesuk membawa sabu-sabu yang dimasukkan ke dalam makanan," katanya.

Baca Juga

Dia mengungkapkan, kedua pembesuk ketahuan hendak menyelundupkan empat paket sabu-sabu ke dalam Rutan Polda setelah Direktorat Tahti memeriksa barang bawaan pembesuk."Setelah dilaksanakan SOP terhadap para pembesuk ternyata ditemukan barang bukti ada empat saset yang dimasukkan ke dalam makanan yang akan dikirimkan kepada tahanan," ujar dia.

Selanjutnya personel Direktorat Tahti menyerahkan kedua pembesuk tersebut ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Sultra untuk diselidikilebih lanjut."Jadi untuk penanganannya sesuai dengan prosedur, tetap kamitangani dan kamiakan kembangkan penyidikanya terhadap jaringan-jaringan yang terkait itu. Kamibisa lihat kemana barang itu dan kemudian dari siapa," katanya.

Ia mengatakan, saat ini pihaknya terus melakukan perkembangan dan penyelidikan karena dari kedua orang itu ada yang berstatus saksi, yakni W, yang mengaku hanya diajak oleh pembesuk S yang saat ini sebagai terperiksa.

"Jadi ada dua orang, satu orang yang membawa barang, satu orang sebagai saksi, tidak tahu menahu terhadap barang yang dibawa sama yang bersangkutan," ujarnya.

Keduanya kini masih dalam penahanan Ditresnarkoba Polda Sultra hingga 3x24 jam. Polisi akan menentukan status mereka setelah pemeriksaan usai dilakukan.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA