Tuesday, 6 Zulhijjah 1443 / 05 July 2022

Bukan untuk Liverpool, Gerrard Siap Bungkam Man City Demi Bahagiakan Fan Aston Villa

Jumat 20 May 2022 17:53 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih Aston Villa yang juga legenda Liverpool, Steven Gerrard.

Pelatih Aston Villa yang juga legenda Liverpool, Steven Gerrard.

Foto: AP/Rui Vieira
Steven Gerrard merupakan legenda hidup Liverpool yang kini melatih Aston Villa.

REPUBLIKA.CO.ID, VILLA -- Steven Gerrard menjadi sorotan di tengah persaingan antara Manchester City dan Liverpool. Man City serta Liverpool bertarung memperebutkan gelar Liga Primer Inggris musim ini.

The Citizens ada di singgasana dengan mengantongi 90 poin. Skuad biru langit unggul sebiji angka atas the Reds di urutan kedua. Hanya ada satu partai tersisa.

Baca Juga

Pada matchday pamungkas, Man City bertemu Aston Villa. Duel tersebut berlangsung di Stadion Etihad, Ahad (22/5) malam WIB. Pada waktu yang sama, di pertandingan lain, kubu Merseyside Merah menjamu Wolverhampton Wanderers.

Gerrard merupakan legenda hidup Liverpool. Kini, ia berperan sebagai pelatih Villa. Ia bisa membantu eks klubnya di momen penentuan.

Caranya, dengan membawa the Lions berjaya di Etihad Stadium. Namun, tanpa berada dalam situasi ini, sudah sepantasnya ia menginginkan kemenangan. Hasil demikian, untuk timnya sendiri.

"Kami akan memberikan yang terbaik, dan membuat pendukung kami bangga, pada hari terakhir musim ini," kata Gerrard, dikutip dari dailymail.co.uk, Jumat (20/5).

Gerrard sama sekali tak menyinggung Liverpool. Ia menegaskan, hasil positif yang diraih nantinya, semata-mata demi kepentingan klub dan penggemar. Ia dan pasukannya hanya memiliki sedikit waktu mempersiapkan diri.

Setelahnya Villa bakal tampil lepas di Etihad. "Kami akan berjuang dengan semua yang kami bisa," ujar Gerrard, menegaskan.

Aston Villa berada di posisi ke-14 klasemen sementara. Tyrone Mings dan rekan-rekan mampu bertahan di Liga Primer. Pada awal musim ini, Villa sempat terseok-seok.

Kedatangan Gerrard membawa perubahan positif. Namun, ia tak bisa berpuas diri. Menurut dia, klub seperti the Lions layak bersaing di level yang lebih tinggi.

"Ke depan, klub ini tidak bisa hanya sekadar finis di urutan ke-14. Kami perlu mengubah banyak hal dan kembali lebih baik dan lebih kuat di musim depan," ujar eks juru taktik Glasgow Rangers ini.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA