Saturday, 3 Zulhijjah 1443 / 02 July 2022

Viral Pasien Meninggal, RS Hasan Sadikin Bandung: Sudah Tangani Sesuai Prosedur

Sabtu 21 May 2022 00:36 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Agus raharjo

Keluarga pasien membawa pasien ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Dokter Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung, Ahad (13/6). (Ilustrasi)

Keluarga pasien membawa pasien ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Dokter Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung, Ahad (13/6). (Ilustrasi)

Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Pihak RS Hasan Sadikin membantah oksigen untuk pasien dalam keadaan habis.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG--Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mengeklaim sudah menangani pasien yang meninggal diduga kehabisan oksigen sesuai prosedur. Ia membantah informasi soal pasien meninggal diduga ditelantarkan yang videonya viral di media sosial.

Plh Direktur Utama RSHS Bandung Yana Akhmad mengeklaim, manajemen memastikan oksigen masih mengalir kepada pasien. Bahkan menurutnya, sudah disiapkan beberapa tabung oksigen untuk mengantisipasi kebutuhan yang lebih banyak.

Baca Juga

"Dalam kesempatan ini kami ingin menyampaikan klarifikasi setelah kami coba mencermati apa yang bisa dilihat dan apa yang didengar di video yang viral tadi, kami cermati bersama seluruh staf kami yang terkait di dalam pelayanan ini semua melihat kemudian apa yang terjadi sebenarnya pada pelayanan kami," ujar Yana Akhmad saat jumpa pers, Jumat (20/5/2022).

Ia mengatakan pihaknya berbelasungkawa terhadap pasien yang dirawat di RSHS dan meninggal dunia. Namun pihaknya memastikan bahwa penanganan terhadap pasien yang viral di media sosial sudah sesuai prosedur.

"Pelayanan yang kami berikan kepada pasien kami termasuk pasien yang viral di video setelah kami lihat sesuai dengan prosedur dan standar pelayanan yang ada di RSHS, sejak pasien datang di IGD memberikan pelayanan ruang rawat inap sampai pasien meninggal apa yang kami berikan sesuai standar dilakukan," katanya.

Terkait sorotan menyangkut ketersediaan oksigen, Yana membantah jika oksigen yang diberikan habis sebab melihat video tersebut terlihat mengalir dan sedang diberikan kepada pasien. "Kami pastikan oksigen yang diberikan tidak habis, tetap sedang mengalir, tetap sedang diberikan," katanya.

Ia mengatakan oksigen masih mengalir terlihat dari di bagian dalam masker terdapat saluran oksigen. Selain itu oksigen menggembung yang menunjukkan masih berisi udara.

"Kalau dilihat tabung ada angka yang menunjukkan volume oksigen jadi tidak kosong. Pasien saat itu sedang diberikan oksigen bahkan pasien cukup serius berat perawat kami menempatkan di tempat yang harus diobsrervasi. Kegawatdaruratan ini diantisipasi dengan adanya tabung oksigen," katanya.

Yana menegaskan, oksigen tidak dalam kondisi habis. Ia mengatakan sejak pasien masuk ke IGD pihaknya sudah melayani sesuai SOP termasuk memberitahu kondisi pasien.

Sebelumnya, rekaman video seorang pasien perempuan yang terbaring lemas di rumah sakit viral di media sosial. Perekam video mengungkapkan bahwa pihaknya meminta oksigen kepada perawat untuk pasien karena habis namun tidak digubris.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA