Kamis 19 May 2022 20:05 WIB

Ketua PBNU KH Amiruddin Ditunjuk Jadi Komisaris PT Pusri

Ketua PBNU KH Amiruddin dikukuhkan sebagai Komisaris PT Pusri pada 18 Mei 2022

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Nashih Nashrullah
Ketua Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) KH Amiruddin Nahrawi resmi dikukuhkan sebagai Komisaris Independen PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PT Pusri) oleh Direktur Utama Pupuk Indonesia Achmad Bakir Pasaman. Acara pengukuhan berlangsung di Gedung Pupuk Indonesia dan dihadiri oleh Jajaran Direksi Pupuk Indonesia serta Pusri, Rabu (18/5/2022).
Foto: dok. istimewa
Ketua Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) KH Amiruddin Nahrawi resmi dikukuhkan sebagai Komisaris Independen PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PT Pusri) oleh Direktur Utama Pupuk Indonesia Achmad Bakir Pasaman. Acara pengukuhan berlangsung di Gedung Pupuk Indonesia dan dihadiri oleh Jajaran Direksi Pupuk Indonesia serta Pusri, Rabu (18/5/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Ketua Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) KH Amiruddin Nahrawi resmi dikukuhkan sebagai Komisaris Independen PT Pupuk Sriwidjaja Palembang (PT Pusri) oleh Direktur Utama Pupuk Indonesia Achmad Bakir Pasaman. 

Acara pengukuhan berlangsung di Gedung Pupuk Indonesia dan dihadiri oleh Jajaran Direksi Pupuk Indonesia serta Pusri pada Rabu (18/5/2022). 

Baca Juga

Direktur Utama PT Pusri, Tri Wahyudi Saleh, mengucapkan selamat atas pelantikan tersebut. Dia berharap kehadiran KH Amiruddin dalam jajaran komisaris dapat menumbuhkan energi dan semangat baru untuk mengembalikan Pusri pada masa kejayaan. 

Untuk itu, dia meminta semua pihak mendoakan KH Amiruddin agar membawa perusahaan ini bisa menjadi lebih baik. 

"Selamat kepada Bapak KH Amiruddin Nahrawi selaku anggota Komisaris Independen PT Pusri Palembang yang hari ini baru saja dikukuhkan. Jadi mohon doa restunya mudah-mudahan Allah SWT memberikan kelancaran pada kita semua sehingga tim yang baru ini akan menjadi lebih baik ke depan," kata Tri dalam keterangan pers yang diterima Republika.co.id pada Kamis (19/5/2022). 

Sementara itu, KH Amiruddin Nahrawi mengaku akan menjalankan tugas sesuai tupoksi yang ada. Dia berkomitmen segera menyesuaikan kemampuan untuk PT Pusri. 

"Karena bagaimanapun saya akan berbuat yang terbaik untuk perusahaan," kata pria yang akrab disapa Cak Amir itu.  

Lebih lanjut, Cak Amir menjelaskan, PBNU memiliki lembaga pertanian dimana dirinya mewakili lembaga badan otonom dan lembaga-lembaga pertanian di PBNU.

Apalagi, lanjut Cak Amir, mayoritas pengguna pupuk di Indonesia adalah para petani NU, terutama di daerah pedesaan. Karena itu sesuai arahan Dirut PT Pupuk Indonesia, Cak Amir siap bekerja secara profesional agar lebih bermanfaat kepada bangsa dan negara. Dia juga berjanji memaksimalkan jaringan pertanian NU di seluruh Indonesia.  

"Nanti akan dipadukan bagaimana nanti saya selaku Komisaris PT Pusri akan memakai jaringan itu. Dan Insya Allah tentu kita selalu ada manfaat," ucap Cak Amir.  

Cak Amir juga segera mengagendakan kunjungan ke Palembang pada Kamis (19/5) dalam rangka perkenalan bersama jajaran direksi PT Pusri. Setelah itu mempersiapkan sosialisasi sejumlah rancangan program jangka panjang maupun jangka pendek.  

"Insya Allah saya selaku komisaris akan berbuat yang terbaik misalnya, masuk kantor tidak hanya cuma sebulan satu kali. Nggak begitu. Saya mengubah itu, bagaimana cara satu minggu empat hari atau lima hari saya harus ngantor di sana," ujar Cak Amir. 

Selain itu, Cak Amir mengucapkan terima kasih kepada Menteri BUMN Erick Thohir.  Ia berharap Erick Thohir menjadi pemimpin di Indonesia untuk masa depan. 

"Terutama karena banyak kepedulian beliau mengangkat harkat masyarakat Indonesia di pinggiran beliau sangat intens untuk mengangkat itu," ucap Cak Amir.      

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement