Thursday, 10 Rabiul Awwal 1444 / 06 October 2022

Kalah di Partai Final Liga Europa, Van Brockhorst: Itu Menyakitkan

Kamis 19 May 2022 17:12 WIB

Red: Endro Yuwanto

 Pelatih Rangers Giovanni van Bronckhorst menyaksikan pertandingan sepak bola final Liga Europa antara Eintracht Frankfurt dan Rangers FC di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan di Seville, Spanyol, Kamis (19/5/2022) dini hari WIB.

Pelatih Rangers Giovanni van Bronckhorst menyaksikan pertandingan sepak bola final Liga Europa antara Eintracht Frankfurt dan Rangers FC di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan di Seville, Spanyol, Kamis (19/5/2022) dini hari WIB.

Foto: AP/Manu Fernandez
Menurut Van Bronckhorst selalu menjadi kekecewaan besar kalah pada partai final.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Rangers FC Giovanni van Bronckhorst mengaku kecewa dengan kegagalan timnya menjuarai Liga Europa setelah kalah melalui adu penalti dari Eintracht Frankfurt pada partai final di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, Kamis (19/5/2022) dini hari WIB. Van Bronckhorst mengatakan, selalu menjadi kekecewaan besar kalah pada partai final kejuaraan Eropa.

"Jika memainkan partai final di Eropa dan kalah, itu menyakitkan karena kami memainkan partai final. Kami melakukan segalanya untuk memenanginya," ujar Van Bronckhorst dilansir laman resmi klub, Kamis. "Pada akhirnya, penalti seperti lotre dan malam ini kami tidak berada di sisi yang bagus, tapi saya tidak bisa mengeluh soal apapun yang sudah diberikan pemain saya hari ini."

Baca Juga

Pelatih asal Belanda itu lanjut mengatakan, pertandingan ini merupakan laga yang ketat dan ia kecewa karena timnya selangkah lagi untuk menjadi juara Liga Europa musim ini. Meski begitu, ia memahami ini merupakan bagian dari sepak bola dan tentu kegagalan akan membekas namun ia tidak mau meratapi hal ini terlalu lama.

"Saya kalah di final Piala Dunia (2010), pertandingan yang besar dan kekecewaan yang besar juga, tapi harus terus melangkah dan kami memiliki pertandingan besar nanti Sabtu," jelas Van Bronckhorst.

Van Bronckhorst lanjut menjelaskan, dirinya bangga dengan perjuangan pemainnya selama pertandingan karena telah berusaha memberikan segalanya. "Saya tidak bisa mengeluh karena pemain telah memberikan segalanya di lapangan," jelas dia.

Pada pertandingan ini, Rangers sempat unggul lebih dulu melalui Joe Aribo pada menit ke-57, sebelum akhirnya Frankfurt menyamakan kedudukan berkat gol Rafael Santos Borre pada menit 69 sehingga membuat pertandingan harus diakhiri dengan adu penalti.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA