Wednesday, 7 Zulhijjah 1443 / 06 July 2022

Menjalin Pertukaran Budaya antar Kampus Lewat Immersion Program

Jumat 20 May 2022 05:11 WIB

Red: Hiru Muhammad

Salah satu program yang dikembangkan antar perguruan tinggi adalah pertukaran budaya. Di era digital saat ini pertukaran program juga dapat dilakukan secara virtual sehingga mempercepat akses pertukaran informasi.

Salah satu program yang dikembangkan antar perguruan tinggi adalah pertukaran budaya. Di era digital saat ini pertukaran program juga dapat dilakukan secara virtual sehingga mempercepat akses pertukaran informasi.

Foto: istimewa
Program ini sangat cocok bagi para mahasiswa melihat dunia secara global

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA--Program kerjasama internasional antar lembaga pendidikan tinggi menjadi kegiatan yang diyakini memiliki nilai strategis bagi sebuah kampus. Program kerja sama yang dikemas dalam berbagai bentuk seperti pertukaran pelajar, dosen, penelitian dan sebagainya ini dapat menuai beragam manfaat bagi kemajuan kampus. 

Salah satu program yang dikembangkan antar perguruan tinggi adalah pertukaran budaya. Di era digital saat ini pertukaran program juga dapat dilakukan secara virtual sehingga mempercepat akses pertukaran informasi. Program pengenalan budaya sekaligus pertukaran mahasiswa atau Immersion Program tersebut dilakukan Universitas Esa Unggul (UEU) dan Nanjing Xiaozhuang University  (NXU) dilaksanakan mulai tanggal 10 Mei hingga 4 juni 2022.

Baca Juga

Immersion Program ini sangat cocok bagi para mahasiswa melihat dunia secara global, mengembangkan komunikasi dan interaksi kepada masyarakat internasional. "Pengalaman adalah hal yang akan kalian dapat saat mengunjungi budaya dan masyarakat yang berbeda,” ujar  Dr.Ir. Arief Kusuma Among Praja, MBA dalam keteranga tertulisnya, Kamis (19/5/2022).

Kedua Universitas diharapkan mampu memperkuat hubungan. Bukan hanya terkait hubungan antar lembaga Pendidikan saja namun juga mampu memperkuat hubungan sosial dan budaya yang berbeda. Mahasiswa kedua universitas dapat saling mempelajari budaya kedua negara yang berbeda. 

Dalam Program Immersion ini sejumlah kegiatan akan dilakukan diantaranya mengunjungi Museum Batik, bermain Angklung di Cigombong Bogor, dan perkenalaan masakan Indonesia di Kampus Harapan Indah Bekasi. Kegiatan ini nantinya akan dilaksanakan secara Daring bersama 30 mahasiswa NXU.  Acara ini pun dihadiri  Mr. Ni Zhen, PhD Dekan of School of Information Engineering and School of AI NXU, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan beserta Kepala Program Studi dan Dosen baik dari Esa Unggul maupun NXU.

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA