Sunday, 27 Zulqaidah 1443 / 26 June 2022

Gapki: Produksi Minyak Sawit Naik Sepanjang Kuartal I 2022

Kamis 19 May 2022 15:35 WIB

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Friska Yolandha

Sejumlah truk pengangkut Tanda Buah Segar (TBS) kelapa sawit mengantre untuk pembongkaran di salah satu pabrik minyak kelapa sawit milik PT.Karya Tanah Subur (KTS) Desa Padang Sikabu, Kaway XVI, Aceh Barat, Aceh, Selasa (17/5/2022). Harga jual Tanda Buah Segar (TBS) kelapa sawit tingkat petani sejak dua pekan terakhir mengalami penurunan dari Rp2.850 per kilogram menjadi Rp1.800 sampai Rp1.550 per kilogram, penurunan tersebut pascakebijakan pemeritah terkait larangan ekspor minyak mentah atau crude palm oil (CPO).

Sejumlah truk pengangkut Tanda Buah Segar (TBS) kelapa sawit mengantre untuk pembongkaran di salah satu pabrik minyak kelapa sawit milik PT.Karya Tanah Subur (KTS) Desa Padang Sikabu, Kaway XVI, Aceh Barat, Aceh, Selasa (17/5/2022). Harga jual Tanda Buah Segar (TBS) kelapa sawit tingkat petani sejak dua pekan terakhir mengalami penurunan dari Rp2.850 per kilogram menjadi Rp1.800 sampai Rp1.550 per kilogram, penurunan tersebut pascakebijakan pemeritah terkait larangan ekspor minyak mentah atau crude palm oil (CPO).

Foto: ANTARA/Syifa Yulinnas
Total konsumsi CPO domestik pada kuartal I 2022 mencapai 4,38 juta ton.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mencatatkan kenaikan produksi sawit sepanjang kuartal I 2022 secara tahunan (year on year/yoy). Kenaikan produksi memberikan angin segar bagi industri setelah mengalami stagnasi produksi.

Mengutip laporan terakhir Gapki, total produksi crude palm oil atau CPO sepanjang Januari-Maret 2022 sebanyak 11,15 juta ton. Adapun produksi crude palm kernel oil (CPKO) pada periode sama sebesar 1,06 juta ton sehingga total produksi 12,2 juta ton.

Baca Juga

Total produksi itu mengalami kenaikan dari kuartal Januari-Maret 2021 yang mencapai 11,15 juta ton.

Sepanjang kuartal I 2021, kenaikan signifikan terjadi pada bulan Maret setelah di bulan Januari dan Februari produksi lesu. Tercatat pada bulan Maret lalu produksi CPO mencapai 3,78 juta ton dan CPO 368 ribu ton.

"Kenaikan produksi yang cukup tinggi sangat melegakan setelah stagnan untuk periode yang cukup panjang," kata Direktur Eksekutif Gapki, Mukti Sardjono dalam keterangan resminya, Kamis (19/5/2022).

Lebih lanjut, total konsumsi domestik sepanjang kuartal I 2022 mencapai 4,38 juta ton, sedangkan volume ekspor 6,2 juta ton. Mukti mengatakan dengan capaian produksi dan konsumsi tersebut, maka stok CPO pada akhir kuartal I sebanyak 5,6 juta ton. 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA