Friday, 2 Zulhijjah 1443 / 01 July 2022

TikTok Rilis Alat Baru Dorong Kredit Hak Cipta Kreator

Kamis 19 May 2022 13:50 WIB

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Dwi Murdaningsih

(Foto: ilustrasi aplikasi TikTok)

(Foto: ilustrasi aplikasi TikTok)

Foto: Pixabay
Pengguna TikTok dapat mengakses alat kredit baru di halaman posting video.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- TikTok meluncurkan alat baru untuk mendorong pengguna memberikan kredit dan atribusi yang tepat kepada kreator. Ketika pengguna mengunggah video menggunakan tarian yang sedang tren, format lelucon, dan gaya pengeditan, mereka juga dapat menandai pencipta yang memulai tren.

“Kami selalu mencari cara baru untuk memperkuat suara komunitas kreator kami dan merayakan konten inovatif yang dibagikan kreator di TikTok. Inspirasi bisa datang dari mana saja dan penting bagi kreator untuk dilengkapi dengan alat yang tepat yang memungkinkan TikTok terus menjadi tempat di mana kreativitas dirayakan dan dihargai secara individu,” tulis Direktur Komunitas Pembuat TikTok, Kudzi Chikumbu dalam sebuah posting blog.

Baca Juga

Pembuat TikTok kerap kali merupakan kelompok terpinggirkan. Mereka telah menekan perusahaan untuk memberi kredit kepada pencetus tren.

Tahun lalu, sejumlah pencipta warga kulit hitam TikTok menolak membuat koreografi rutin “Thot S---“ Megan Thee Stallion. Mereka memprotes karyanya malah diakui kepada pencipta non-kulit Hitam.

Tahun lalu, TikTok merilis panduan Budaya Kredit. Perusahaan menyarankan pemberian kredit dan mengangkat pencipta di balik tren viral. Perusahaan juga meluncurkan seri TikTok Originators bulanan untuk menyoroti kreator.

Dilansir NBC News, Kamis (19/5/2022), pengguna TikTok dapat mengakses alat kredit baru di halaman posting video. Setelah siap memposting video, mereka dapat mengetuk ikon “video” baru dan menggulir semua video yang mereka sukai, favoritkan, atau post. Tautan ke video yang mereka pilih akan muncul sebagai tag di teks video yang diposting pengguna.

TikTok juga mengatakan platform-nya akan menambahkan petunjuk ke pembuat kredit sepanjang proses posting dan pop-up pendidikan tentang pentingnya atribusi yang tepat. Fitur-fitur itu akan tersedia selama beberapa pekan ke depan.

“Sangat penting untuk melihat budaya kredit terbentuk di seluruh lanskap digital dan mendukung kreator yang kurang terwakili agar dikreditkan dan dirayakan dengan benar untuk pekerjaan mereka. Kami sangat ingin melihat bagaimana alat pengkreditan kreator baru ini menginspirasi lebih banyak kreativitas dan mendorong atribusi tren di seluruh komunitas TikTok global,” tambah Chikumba.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA