Sunday, 27 Zulqaidah 1443 / 26 June 2022

Astronom Menemukan Bintang yang Miliki 65 Unsur Kimia, Termasuk Emas

Kamis 19 May 2022 06:51 WIB

Rep: mgrol136/ Red: Dwi Murdaningsih

Langit malam berbintang/ilustrasi

Langit malam berbintang/ilustrasi

Foto: Pixabay
Matahari mengandung 67 unsur yang berbeda.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pernahkah Anda memegang emas batangan di tangan Anda? Bukan sedikit perhiasan, tapi ukuran yang besar. Jika sudah, Anda akan segera memahami apa yang memotivasi orang untuk mencarinya dan dari mana asalnya.

Emas diketahui berasal dari bintang. Hidrogen dan helium merupakan unsur yang ada di mayoritas bintang. Namun, bintang mengandung unsur-unsur lain yang dikenal  oleh astrofisikawan sebagai metallicity bintang.

Baca Juga

Matahari kita sangat metalik, mengandung 67 unsur berbeda, termasuk 2,5 triliun ton emas. Para astronom telah menemukan bintang jauh dengan 65 unsur yang paling banyak ditemukan di bintang lain. Salah satunya adalah emas.

Di lingkungan Galaksi Bima Sakti, ada bintang yang cukup terang bernama HD 222925. Bintang ini terletak dekat dengan konstelasi Tucana (Toucan) di langit selatan. 

Para astronom menyebutnya sebagai bintang "standar emas", karena ini memberikan kesempatan terbaik untuk menyelidiki bagaimana bintang menghasilkan beberapa unsur paling berat di Alam Semesta.  Proses-r, atau proses penangkapan neutron cepat merupakan nama untuk metode ini.

Sebuah studi baru-baru ini memberikan inventarisasi kimia dari semua unsur yang dihasilkan oleh proses-r untuk HD 222925. Judul penelitiannya akan diterbitkan dalam Seri Suplemen Jurnal Astrofisika dan tersedia online di arxiv.org.  Ian Roederer, astronom di University of Michigan merupakan penulis utamanya.

HD 222295 adalah bintang yang disempurnakan dengan r-proses yang miskin logam. BIntang ini memiliki metallicity yang tinggi, yang berarti mengandung banyak unsur selain hidrogen dan helium tetapi tidak banyak dari mereka berdasarkan massa. 

Ini bukan pertama kalinya ditemukan. CS 22892–052 yang umumnya dikenal sebagai bintang Sneden memiliki 53 unsur kimia di dalamnya.

Namun, HD 222295 secara signifikan lebih terang di UV daripada bintang Sneden yang membuat pengamatan spektroskopi menjadi lebih mudah. Para peneliti mampu mengidentifikasi 65 komponen berbeda dengan cara ini.

“Sepengetahuan saya, itu rekor untuk objek apa pun di luar Tata Surya kita. Dan apa yang membuat bintang ini begitu unik adalah karena ia memiliki proporsi relatif yang sangat tinggi dari unsur-unsur yang terdaftar di dua pertiga bagian bawah tabel periodik. Kami bahkan mendeteksi emas,” kata Roederer, dilansir dari Universe Today. 

“Unsur-unsur ini terbentuk oleh proses penangkapan neutron yang cepat. Itu benar-benar hal yang kami coba pelajari: fisika dalam memahami bagaimana, dimana, dan kapan elemen-elemen itu dibuat,” jelasnya.

 

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA