Sunday, 4 Zulhijjah 1443 / 03 July 2022

Tujuh Kecamatan di Bangka Nihil Kasus Covid-19

Rabu 18 May 2022 22:30 WIB

Red: Nora Azizah

Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyatakan, tujuh dari delapan kecamatan di daerah itu nihil kasus COVID-19.

Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyatakan, tujuh dari delapan kecamatan di daerah itu nihil kasus COVID-19.

Foto: ANTARA/Rivan Awal Lingga
Saat ini hanya ada satu kecamatan di Bangka yang memiliki angka kasus Covid-19.

REPUBLIKA.CO.ID, BANGKA -- Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menyatakan, tujuh dari delapan kecamatan di daerah itu nihil kasus COVID-19. "Tujuh kecamatan dinyatakan aman dari sebaran virus corona setelah warga yang sebelumnya positif COVID-19 semuanya sudah sembuh," kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Bangka Boy Yandra di Sungailiat, Rabu (18/5/2022).

Dia mengatakan, tujuh kecamatan yang aman dari sebaran COVID-19 yakni Kecamatan Sungailiat, Pemali, Riau Silip, Belinyu, Bakam, Puding Besar, dan Mendo Barat. "Sedangkan di Kecamatan Merawang terdapat satu warga terpapar virus corona dan masih menjalani perawatan kesehatan secara intensif oleh tim kesehatan," katanya.

Baca Juga

Total kasus COVID-19 berdasarkan data informasi perkembangan kasus corona di Kabupaten Bangka mencapai 12.055 orang. Sebanyak 11.655 orang dinyatakan sembuh dan 399 pasien COVID-19 meninggal dunia.

"Melihat tingkat kesembuhan pasien positif COVID-19, saya optimistis wilayah Kabupaten Bangka dengan delapan kecamatan segera ke zona aman sebaran virus corona," kata Boy Yandra.

Terkait kelonggaran memakai masker di luar ruangan, kata dia, pihaknya sampai saat ini masih menunggu surat edaran dari pemerintah pusat maupun provinsi. "Meskipun diperbolehkan tidak memakai masker di luar ruangan, namun saya sarankan masyarakat lebih baik memakai karena masker tidak hanya berguna mencegah virus corona namun juga mencegah dari debu maupun asap kotor yang dapat mengganggu kesehatan," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA