Monday, 5 Zulhijjah 1443 / 04 July 2022

Jepang Siap Gantikan Cina Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2023

Rabu 18 May 2022 16:15 WIB

Red: Endro Yuwanto

Logo AFC (ilustrasi). Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mengumumkan Sabtu (14/5/2022) lalu bahwa Cina mundur menjadi tuan rumah kejuaraan kontinental yang diikuti 24 tim itu dengan alasan situasi Covid-19 di negara itu.

Logo AFC (ilustrasi). Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mengumumkan Sabtu (14/5/2022) lalu bahwa Cina mundur menjadi tuan rumah kejuaraan kontinental yang diikuti 24 tim itu dengan alasan situasi Covid-19 di negara itu.

Foto: indianfootballnetwork.com
Jepang memiliki infrastruktur stadion yang siap menggelar turnamen pada tahun depan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Asosiasi Sepak Bola Jepang (JFA) telah didekati secara informal untuk kemungkinan menggantikan Cina sebagai tuan rumah Piala Asia tahun depan. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) mengumumkan Sabtu (14/5/2022) lalu bahwa Cina mundur menjadi tuan rumah kejuaraan kontinental yang diikuti 24 tim itu dengan alasan situasi Covid-19 di negara itu.

"Kami sudah didekati," kata Ketua JFA Kozo Tashima kepada Nikkan Sports seperti dikutip Reuters, Rabu (18/5/2022) kepada surat kabar itu tanpa memberikan rincian lebih lanjut. "Jika Jepang bisa menjadi tuan rumah, maka sudah pasti itu sangat menarik."

Baca Juga

Jepang memiliki infrastruktur stadion yang siap menggelar turnamen pada Juni dan Juli tahun depan itu setelah menjadi tuan rumah Piala Dunia 2002, turnamen rugby global pada 2019, dan turnamen sepak bola Olimpiade tahun lalu. Negara-negara lainnya yang berpotensi menjadi tuan rumah adalah Qatar, Arab Saudi, dan Australia tapi membutuhkan turnamen itu diundur ke akhir 2023 atau awal 2024.

Qatar akan menjadi tuan rumah Piala Dunia akhir tahun ini, Arab Saudi akan menghadapi cuaca sangat tidak kondusif jika turnamen digelar musim panas, sementara Australia harus menjadi tuan rumah Piala Dunia Putri pada Juli dan Agustus 2023.

Olimpiade Tokyo tahun lalu diadakan dalam gelembung karena khawatir atlet dan ofisial menyebarkan virus corona baru. Namun demikian Selasa (17/5/2022) kemarin Jepang mengaku akan mulai melakukan wisata uji dalam bentuk paket wisata terbatas Mei ini sebagai cara mengumpulkan informasi sebelum pembatasan dicabut sepenuhnya demi pariwisata.

Turis belum diizinkan memasuki Jepang sejak negara itu menerapkan pengawasan perbatasan yang ketat pada 2020 saat awal pandemi. Jepang sudah empat kali menjuarai Piala Asia dan sebelumnya menjadi tuan rumah turnamen itu pada 1992 ketika hanya diikuti delapan tim. AFC akan mengadakan pertemuan untuk Kongres ke-32 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Rabu (18/5/2022) malam.

 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA