Thursday, 1 Zulhijjah 1443 / 30 June 2022

Dosen Ilmu Komputer UNM Adakan Abdimas di Central Pemberdayaan Masyarakat Mandiri

Rabu 18 May 2022 09:16 WIB

Red: Christiyaningsih

Dosen dan mahasiswa S2 Ilmu Komputer UNM menyelenggarakan pengabdian masyarakat di Yayasan Al Birru Indonesia Jaya, Bekasi.

Dosen dan mahasiswa S2 Ilmu Komputer UNM menyelenggarakan pengabdian masyarakat di Yayasan Al Birru Indonesia Jaya, Bekasi.

Foto: UNM
Dosen dan mahasiswa S2 Ilmu Komputer UNM menyelenggarakan pengabdian masyarakat

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- Dosen dan mahasiswa S2 Ilmu Komputer Fakultas Teknologi Informasi Universitas Nusa Mandiri (UNM) kembali menyelenggarakan pengabdian masyarakat (PM) di Yayasan Al Birru Indonesia Jaya, Bekasi pada Ahad (15/5/2022). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud Tri Dharma perguruan tinggi.

Kegiatan ini terlaksana dengan sukses lewat pelatihan tentang optimalisasi pengembangan website. Pelatihan bertema “Pelatihan Optimalisasi Website Untuk Meningkatkan Kinerja Profesional Melalui Perencanaan (Planning Website) pada Yayasan Al Birru Indonesia Jaya”.

Baca Juga

Eni Heni Hermaliani, selaku tutor yang menggantikan Rifki Sadikin, mengatakan pengabdian masyarakat di Yayasan Al Birru menjadi serangkaian acara dari tema optimalisasi pengembangan website dari website yang dimiliki oleh yayasan. Ia menyampaikan ketika akan dilakukan pengembangan website, maka langkah awal yang perlu dikuatkan adalah melakukan perencanaan yang merupakan hal penting dalam membangun website.

“Tanpa perencanaan yang matang, tentu hasilnya bisa jadi salah sasaran dan tidak memuaskan pembaca online,” ujar Eni Heni yang juga selaku ketua tim dosen pada kegiatan pengabdian masyarakat ini.

Menurutnya website dapat dikatakan juga sebagai aset karena di dalamnya terdapat investasi yang ditanamkan. “Maka pembuatan website harus dilakukan dengan profesional, sesuai tahapannya agar dapat optimal dalam kinerjanya,” terangnya.

Eni menambahkan, sebelum masuk pada tahapan perencanaan harus dipahami dulu tahap persiapan (preparation) yang meliputi penetapan tujuan, menentukan sasaran, fitur dan spesifikasi, serta konten. “Sedangkan dalam perencanaan untuk pengembangan website perlu merekonstruksi kembali perihal pembuatan page layout, menentukan fasilitas website, menentukan rancangan tampilan, membuat mock-up, dan membuat struktur konten,” tutupnya.

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA