Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

Performa Doctor Strange 2 Terburuk dalam Sejarah MCU, Ini Alasannya

Selasa 17 May 2022 19:54 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Qommarria Rostanti

Doctor Strange in the Multiverse of Madness sebagai film dengan penurunan performa terburuk dalam sejarah Marvel Cinematic Universe (MCU). (ilustrasi)

Doctor Strange in the Multiverse of Madness sebagai film dengan penurunan performa terburuk dalam sejarah Marvel Cinematic Universe (MCU). (ilustrasi)

Foto: Dok Marvel
Penurunan cukup tajam pada pekan kedua merupakan hal tak terelakkan.

REPUBLIKA.CO.ID, LOS ANGELES -- Film Doctor Strange in the Multiverse of Madness sempat menunjukkan performa gemilang dengan meraup pendapatan domestik sebesar 187 juta dolar AS atau sekitar Rp 2,7 triliun pada pekan pertama penayangannya. Akan tetapi, keuntungan yang diraup film sekuel dari Doctor Strange ini mengalami penurunan sebesar 67 persen pada pekan kedua.

Pada pekan kedua penayangan, film Doctor Strange in the Multiverse of Madness meraih pendapatan domestik sebesar 61 juta dolar AS atau sekitar Rp 878 miliar. Dilansir di laman Screen Rant pada Selasa (17/5/2022), perolehan ini menjadikan Doctor Strange in the Multiverse of Madness sebagai film dengan penurunan performa terburuk dalam sejarah Marvel Cinematic Universe (MCU).

Baca Juga

Akan tetapi, penurunan yang besar ini tak begitu menjadi masalah mengingat Doctor Strange in the Multiverse of Madness merupakan film MCU dengan perolehan tertinggi di pekan pembuka. Oleh karena itu, penurunan yang cukup tajam pada pekan kedua merupakan hal yang tak terelakkan.

Meski penurunannya cukup tajam, keuntungan domestik yang diraup Doctor Strange in the Multiverse of Madness pada pekan kedua juga masih terbilang tinggi untuk box office. Bahkan, pendapatan ini juga terbilang tinggi untuk film-film MCU. Oleh karena itu, penurunan ini tak memicu kekhawatiran bagi MCU dan film-film bioskop MCU ke depan.

Penurunan performa Doctor Strange in the Multiverse of Madness pada pekan kedua tampak dipengaruhi oleh beberapa hal. Salah satu di antaranya adalah ulasan yang beragam dari para penonton. Hal ini dinilai dapat menurunkan ketertarikan sebagian calon penonton untuk menonton di pekan kedua.

Di samping itu, para penonton juga mengetahui bahwa film Doctor Strange in the Multiverse of Madness akan segera dirilis di layanan streaming Disney+ dalam beberapa bulan ke depan dan bisa ditonton secara gratis. Hal berbeda terjadi pada film Spider-Man: No Way Home yang penayangannya di layanan streaming lebih kompleks. Hal ini membuat penonton yang ingin menyaksikan ulang film Spider-Man: No Way Home harus kembali membeli tiket bioskop.

Sejauh ini, film Doctor Strange in the Multiverse of Madness telah meraup pemasukan sebesar 688 juta dolar AS atau sekitar Rp 10 triliun untuk penayangan secara global. Film ini masih membutuhkan pemasukan sekitar 132 juta dolar AS untuk bisa mencapai pemasukan 1 miliar dolar AS.

Dengan melihat performanya pada pekan kedua, film yang dibintangi oleh Benedict Cumberbatch dan Elizabeth Olsen ini diperkirakan tidak akan mencapai pemasukan 1 miliar dolar AS tersebut. Pemerhati film menilai film ini akan meraih pendapatan sekitar 925-950 juta dolar AS selama masa penayangannya di bioskop.

Bila prediksi ini tepat, film Doctor Strange in the Multiverse of Madness akan menjadi film MCU berpendapatan terbesar ke-11, setelah Captain Marvel. Perolehan tersebut juga akan membuat Doctor Strange in the Multiverse of Madness menjadi film terlaris sepanjang 2022.

Film Doctor Strange in the Multiverse of Madness menyoroti petualangan Doctor Strange dan Scarlet Witch melintasi berbagai universe. Film yang dinahkodai oleh Sam Raimi ini telah ditayangkan secara perdana pada 5 Mei 2022.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA