Monday, 28 Zulqaidah 1443 / 27 June 2022

Dua Hari tak Ketemu, Pencarian Buaya di Kemingking Dalam Jambi Dihentikan

Selasa 17 May 2022 23:51 WIB

Red: Ani Nursalikah

Ilustrasi buaya sungai. Dua Hari tak Ketemu, Pencarian Buaya di Kemingking Dalam Jambi Dihentikan

Ilustrasi buaya sungai. Dua Hari tak Ketemu, Pencarian Buaya di Kemingking Dalam Jambi Dihentikan

Foto: Antara/Basri Marzuki
Kemunculan buaya tersebut meresahkan warga Kemingking Dalam Jambi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- Pencarian buaya yang berkeliaran dan menampakkan diri di aliran sungai Desa Kemingking Dalam, Kecamatan Tamanrajo, Kabupaten Muarojambi, Jambi dihentikan.

Setelah dua hari melakukan pencarian dengan cara memasang jaring dan melakukan penyisiran, tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jambi bersama anggota Kepolisian dan warga tidak kunjung menemukan buaya yang muncul di sungai tersebut.

Baca Juga

"Karena itu pencarian dihentikan," kata Kasubsektor Tamanrajo Ipda Nurhadi, Selasa (17/5/2022).

Dia mengatakan pencarian buaya yang membuat resah warga Desa Kemingking Dalam dihentikan untuk sementara waktu. Jika ada laporan kemunculan kembali buaya itu, baru akan dilakukan pencarian lagi.

"Karena buaya itu sudah tidak terlihat dan selama dua hari dilakukan pencarian tidak ditemukan maka dihentikan," kata Nurhadi.

Kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat di sekitar aliran Sungai Kemingking selalu berhati-hati dan waspada terhadap kemunculan buaya. Untuk sementara waktu agar tidak melakukan aktivitas apapun di pinggir Sungai Kemingking Dalam.

Namun demikian, untuk pemasangan perangkap masih tetap dilakukan ditempat yang dicurigai menjadi tempat persembunyian buaya tersebut. Warga Kemingking Dalam kecamatan Taman Rajo Kabupaten Muarojambi beberapa waktu terakhir ini diresahkan dengan munculnya buaya di sungai yang ada di desa mereka.

Kemunculan predator yang mematikan itu sempat diabadikan oleh warga dengan kamera ponsel. Dalam video tersebut nampak seekor buaya yang diperkirakan panjang dua meter itu berjemur di pinggir sungai.

Menurut warga, buaya yang sering muncul di desa mereka lebih dari satu ekor, namun dalam video yang beredar itu merupakan anak buaya sementara induknya juga sering menampakkan diri dan berjemur.

"Buaya itu muncul pas hari panas dan berjemur dan yang kami lihat itu kira-kira panjangnya sekitar dua meter dan induknya ada juga," kata Azhan salah seorang warga Desa Kemingking Dalam.

Dia menerangkan telah dua kali melihat penampakan buaya liar tersebut di Sungai Kemingking Dalam. Kemunculan pertama induk buaya dari bawah rerumputan.

"Sedangkan yang sekarang itu, dia naik ke atas tebing sungai, makanya sudah meresahkan kami," ujarnya.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA