Thursday, 1 Zulhijjah 1443 / 30 June 2022

Viral, Remaja di Cimahi Dikeroyok Hingga Harus Dilarikan ke IGD Rumah Sakit

Senin 16 May 2022 23:41 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Pengeroyokan (ilustrasi). Rekaman video yang memperlihatkan seorang remaja di Kota Cimahi dikeroyok oleh teman-temannya viral di media sosial. Korban yang terus dipukuli dan ditendang oleh para pelaku akhirnya harus dilarikan ke IGD Rumah Sakit karena mengalami muntah-muntah dan luka.

Pengeroyokan (ilustrasi). Rekaman video yang memperlihatkan seorang remaja di Kota Cimahi dikeroyok oleh teman-temannya viral di media sosial. Korban yang terus dipukuli dan ditendang oleh para pelaku akhirnya harus dilarikan ke IGD Rumah Sakit karena mengalami muntah-muntah dan luka.

Foto: ngapak.com
Polres Cimahi menyebut pengeroyokan remaja terjadi pada Sabtu (14/5/2022)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Rekaman video yang memperlihatkan seorang remaja di Kota Cimahi dikeroyok oleh teman-temannya viral di media sosial. Korban yang terus dipukuli dan ditendang oleh para pelaku akhirnya harus dilarikan ke IGD Rumah Sakit karena mengalami muntah-muntah dan luka.

Dalam keterangan pada rekaman video tersebut, korban dipukuli dan ditendang oleh para pelaku. Selanjutnya korban pulang ke rumah namun mengalami muntah-muntah dan harus dilarikan ke IGD Rumah Sakit serta diketahui akibat dikeroyok.

Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (14/5/2022) lalu di Kota Cimahi. Jajaran kepolisian melakukan penyelidikan terhadap kasus pengeroyokan tersebut.

Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Rizka Fadhila membenarkan telah terjadi peristiwa tersebut. Ia mengatakan saat ini petugas telah melakukan penyelidikan dan memintai keterangan sejumlah saksi.

"Betul ada dan sudah dilakukan penyelidikan, sedang berjalan," ujarnya, Senin (16/5/2022). Ia mengatakan korban berinisial R dan masih di bawah umur.

Pihaknya menuturkan korban dan pelaku saling mengenal. Namun begitu Rizka tidak menyebut motif pengeroyokan yang dilakukan oleh para pelaku.

"Saksi-saksi yang mengetahui kejadian kami lakukan pemeriksaan," katanya. Ia mengatakan setelah pemeriksaan seluruhnya selesai akan disampaikan hasil lengkap peristiwa tersebut.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA