Monday, 28 Zulqaidah 1443 / 27 June 2022

Usahakan Shalat Tahajud Minimal 2 Rakaat Saat Qiyamullail, Ini Keutamaannya

Senin 16 May 2022 22:07 WIB

Rep: Umar Mukhtar/ Red: Nashih Nashrullah

Ilustrasi qiyamullail. Qiyamullail atau menghidupkan malam dengan ibadah mempunyai keutamaan besar termasuk sholat tahajud.

Ilustrasi qiyamullail. Qiyamullail atau menghidupkan malam dengan ibadah mempunyai keutamaan besar termasuk sholat tahajud.

Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
Qiyamullail atau menghidupkan malam dengan ibadah mempunyai keutamaan besar

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Qiyamullail memiliki nilai yang luar biasa meski dikerjakan dalam waktu yang tak lama. Sebab, dilaksanakan pada sepertiga malam dan ini merupakan waktu yang paling dekat antara hamba dengan Tuhannya. 

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه، عَنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: يَنْزِلُ اللهُ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا كُلَّ لَيْلَةٍ حِينَ يَمْضِي ثُلُثُ اللَّيْلِ الْأَوَّلُ، فَيَقُولُ: أَنَا الْمَلِكُ، أَنَا الْمَلِكُ، مَنْ ذَا الَّذِي يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ؟ مَنْ ذَا الَّذِي يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ؟ مَنْ ذَا الَّذِي يَسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ؟ فَلَا يَزَالُ كَذَلِكَ حَتَّى يُضِيءَ الْفَجْرُ

Baca Juga

Dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, "Allah SWT turun ke langit dunia pada setiap malam yaitu pada sepertiga malam. Lalu Dia berkata, 'Siapa yang berdoa kepada-Ku maka aku beri, siapa yang meminta ampun kepada-Ku maka Aku ampuni?' Ini berlaku hingga terbitlah fajar." (HR Bukhari dan Muslim)

عنْ عَمْرِو بْنِ عَبَسَةَ السُّلَمِيِّ، أَنَّهُ قَالَ: قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَيُّ اللَّيْلِ أَسْمَعُ؟ قَالَ: جَوْفُ اللَّيْلِ الْآخِرُ، فَصَلِّ مَا شِئْتَ، فَإِنَّ الصَّلَاةَ مَشْهُودَةٌ مَكْتُوبَةٌ، حَتَّى تُصَلِّيَ الصُّبْحَ

Dari Amr bin Abasah As-Sulami, dia bertanya kepada Rasulullah SAW, "Wahai Rasulullah, malam hari manakah yang lebih didengar (waktu yang mustajab)?"

Kemudian Rasulullah SAW bersabda, "Pada tengah malam yang terakhir. Sholatlah di waktu ini dengan sholat apa saja yang kamu kehendaki, karena sungguh di waktu tersebut disaksikan (oleh malaikat) dan dicatat (sebagai pahala) hingga tiba (waktu) sholat Subuh." (HR Abu Dawud) 

Mantan Mufti Mesir, Syekh Ali Jumah menyampaikan penjelasan soal makna qiyamullail, dengan mengutip pendapat para ulama. Dia mengatakan, qiyamullail adalah menghabiskan malam walaupun hanya satu jam dengan sholat maupun ibadah lainnya, dan tidak disyaratkan menghabiskan waktu sepanjang malam.

"Jadi kalau ada seorang Muslim yang sholat dua rokaat setelah Isya dengan niat sholat malam, maka dia sudah mengerjakan sunnah. Tidak harus lama (sampai menghabiskan sebagian besar malam)," kata dia. Karena itu, sholat malam dapat dikerjakan cukup dengan dua rakaat. 

Sholat qiyamullail disebut juga dengan sholat malam, dan maknanya lebih umum daripada sholat tahajud. 

Syekh Jumah memaparkan, sholat tahajud menurut para ulama adalah sholat sunnah yang dikerjakan di malam hari setelah tidur. Hal ini didasarkan pada hadits riwayat Thabrani dari Hajjaj bin Amru RA, yang berkata:

"Apakah kalian mengira bahwa melaksanakan sholat di malam hari sampai subuh berarti telah bertahajud? Tahajud itu adalah sholat setelah tidur, kemudian sholat setelah tidur. Itulah sholatnya Rasulullah SAW."

 

Sumber: elbalad  

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA