Wednesday, 19 Muharram 1444 / 17 August 2022

Imbang Lawan West Ham, City Wajib Menang Atas Aston Villa

Senin 16 May 2022 01:47 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Andri Saubani

Oleksandr Zinchenko dari Manchester City, kanan, dan Vladimir Coufal dari West Ham berebut bola selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara West Ham United dan Manchester City di stadion London di London, Ahad, 15 Mei 2022.

Oleksandr Zinchenko dari Manchester City, kanan, dan Vladimir Coufal dari West Ham berebut bola selama pertandingan sepak bola Liga Premier Inggris antara West Ham United dan Manchester City di stadion London di London, Ahad, 15 Mei 2022.

Foto: AP/Kirsty Wigglesworth
Jika City tergelincir melawan Aston Villa, Liverpool bisa menjadi juara Liga Inggris.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON--Pelatih Manchester City, Pep Guardiola mengincar kemenangan melawan Aston Villa dalam pertandingan terakhir Liga Inggris saat menjamu Aston Villa, di Stadion Etihad akhir pekan depan. Penekanan itu Guardiola sampaikan usai City bermain imbang 2-2 melawan tuan rumah West Ham United, Ahad (15/5/2022) malam WIB.

Guardiola menegaskan tiga poin di laga pamungkas sangat berarti agar dinobatkan sebagai juara Liga Inggris musim ini. Sebab ,jika tergelincir dan Liverpool memenangkan pertandingan di laga sisa maka gelar juara akan jatuh ke tangah The Reds.

Baca Juga

“Kami tahu kami memiliki pertandingan yang sulit,” ujarnya usai pertandingan melawan West Ham, dikutip dari laman resmi klub.

Pelatih asal Spanyol tersebut menilai West Ham tampil luar biasa. The Hammers memberikan perlawanan kuat kepada pasukannya dan mampu menahan imbang hingga laga usai. Guardiola pun sadar bahwa dengan hasil tersebut maka di laga terakhir wajib memenangkan pertandingan.

Guardiola berharap bantuan penggemar melawan Aston Villa. Ia ingin kota Manchester menjadi biru. Ia ingin penggemar memberikan dorongan yang lebih kuat untuk mengangkat trofi Liga Inggris musim ini. Dan ia mengaku sudah tak sabar melakoni partai tersebut.

“Kami akan beristirahat selama dua hari, terputus secara mental dan kemudian kami akan berlatih selama tiga atau empat hari dan bersiap untuk pertandingan hari minggu,” katanya.

Pep lalu memuji bagaimana kekuatan rivalnya Liverpool. Ia mengeklaim Liverpool salah satu tim sempurna yang pernah dihadapinya selama berkarir sebagai pelatih. Menurutnya, pasukan Juergen Klopp adalah tim petarung.

“Saya berkata kepada pemain ‘jangan sedih hari ini, kami melakukan performa yang sangat bagus’ dan itu adil melawan lawan ini karena kedua tim terlalu bagus dan itulah mengapa seperti ini,” ia menambahkan. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA