Thursday, 1 Zulhijjah 1443 / 30 June 2022

Negara ASEAN akan Bentuk Standar Protokol Kesehatan yang Berbasis Teknologi

Ahad 15 May 2022 15:25 WIB

Rep: Surya Dinata/ Red: Wisnu Aji Prasetiyo

Penumpang pesawat terbang menunjukkan e-Hac (electronic-Health Alert Card) di aplikasi Peduli Lindungi kepada petugas sebelum keberangkatan di Bandara Husein Sastranegara, Kota Bandung.

Foto: REPUBLIKA/ABDAN SYAKURA
EMBED
Aplikasi protokol kesehatan di seluruh negara akan menggunakan instrumen yang sama.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin melakukan pertemuan dengan Menteri Kesehatan se-ASEAN (15th ASEAN Health Minister Meeting) di Nusa Dua Bali 11-15 Mei 2022.

Budi menyampaikan, nantinya aplikasi protokol kesehatan di seluruh negara akan menggunakan instrumen yang sama seperti paspor. Hal itu, menurutnya, sama dengan yang ingin dicapai di G-20 bahwa penggunaan aplikasi peduli lindungi bisa interkoneksi satu sama lain.

Budi mengatakan Indonesia pun ingin membuat suatu standar protokol kesehatan yang dipercaya oleh semua negara dan diakui oleh badan kesehatan dunia (WHO), sehingga tentunya akan memudahkan para pelaku perjalanan yang ingin berkunjung ke suatu negara.

 

 

Video Editor | Fakhtar Khairon Lubis

 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA