Sunday, 27 Zulqaidah 1443 / 26 June 2022

Pemerintah Segera Tata kawasan Tomok Samosir untuk Dukung Wisata Toba

Ahad 15 May 2022 11:18 WIB

Red: Bilal Ramadhan

Wisatawan menari tarian tor tor di depan patung Sigale-gale di Desa Wisata Tomok, Simanindo, Samosir, Sumatera Utara. Pemerintah segera menata kawasan Tomok Samosir untuk mendukung wisata Danau Toba.

Wisatawan menari tarian tor tor di depan patung Sigale-gale di Desa Wisata Tomok, Simanindo, Samosir, Sumatera Utara. Pemerintah segera menata kawasan Tomok Samosir untuk mendukung wisata Danau Toba.

Foto: ANTARA/Nova Wahyudi
Pemerintah segera menata kawasan Tomok Samosir untuk mendukung wisata Danau Toba.

REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Pemerintah segera melakukan penataan terhadap kawasan Tomok di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, dalam rangka mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Danau Toba.

Bupati Samosir Vandigo Gultom mengatakan pihaknya mengapresiasi semua pihak, khususnya Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR yang telah mendukung percepatan penataan kawasan Tomok sebagai salah satu ikon wisata di Kabupaten Samosir.

Baca Juga

"Ke depan kami berharap, semua stakeholder yang terlibat dapat terus berkoordinasi agar setiap permasalahan dapat diselesaikan secara bersama dan penataan kawasan Tomok bisa direalisasikan," katanya.

Kepala Bappeda Kabupaten Samosir Rajoki Simarmata menjelaskan untuk penataan kawasan Tomok yang menghubungkan tiga pelabuhan yang ada di Desa Tomok Parsaoran dan Desa Tomok Induk.

Dari hasil pendataan dan komunikasi dengan seluruh masyarakat yang terimbas pada deliniasi kawasan Tomok, ada sebanyak 27 pemilik lahan di Tomok Parsaoran dan 23 pemilik lahan di Desa Tomok Induk.

Dari keseluruhan pemilik lahan tersebut sudah memberikan surat pernyataan dan kesediaan yang sudah disampaikan kepada Ditjen Cipta Karya. Rajoki juga menjelaskan bahwa sampai saat ini kondisi lahan yang menjadi bagian deliniasi kawasan Tomok sudah clean and clear.

Ia juga mengharapkan detail engineeringdesign (DED) yang saat ini sedang disusun oleh konsultan dapat segera diselesaikan agar bisa didiskusikan kembali dengan masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Samosir.

Untuk membahas penataan kawasan Tomok lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Samosir akan mengadakan focus group discussion (FGD) yang melibatkan semua stakeholder yang terlibat, agar penataan Kawasan Tomok ini dapat mengakomodasi semua masyarakat yang terdampak dan penataan ini bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Samosir.

Kasubdit Wilayah I Direktorat Pengembangan Kawasan Pemukiman (PKP) Dirjen Cipta Karya Airin menjelaskan penataan wilayah Tomok merupakan perintah langsung Presiden Joko Widodo. Wilayah Tomok merupakan salah satu prioritas dalam pengembangan KSPN Danau Toba yang menjadi salah satu pintu masuk menuju Kabupaten Samosir.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA