Sunday, 4 Zulhijjah 1443 / 03 July 2022

Jay B GOT7 Mengungkapkan Rasanya jadi Pemimpin Grup

Ahad 15 May 2022 03:50 WIB

Rep: Umi Nur Fadhilah/ Red: Esthi Maharani

Jay B GOT7 (kanan)

Jay B GOT7 (kanan)

Foto: Soompi
Jay B mengungkapkan bagaimana rasanya menjadi leader GOT7.

REPUBLIKA.CO.ID, SEOUL — Pemimpin GOT7, Jay B merilis koleksi video untuk Mindset aplikasi kesehatan dan kebugaran DIVE Studios. Dia berbagi cerita pribadi, termasuk topik tentang keluarga, kecemasan, dan banyak lagi.

Dalam Episode V, “The Weight of Leading GOT7” Jay B membuka tentang bagaimana rasanya menjadi leader GOT7. Jay B memulai episode dengan mengungkapkan bahwa dia tidak ingin menjadi leader GOT7. Bahkan, dia meminta JYP Entertainment untuk tidak memberinya posisi.

“Ketika saya masih muda, sulit untuk menerima gelar leader GOT7. Jadi, saya mengatakan kepada perusahaan berkali-kali bahwa saya tidak ingin menjadi pemimpin,” kata Jay B dilansir Korea Boo, Sabtu (14/5).

Pemilik nama Lim Jae-beom itu menjelaskan bahwa salah satu alasannya karena dia tidak pernah menjadi orang yang ahli dalam komunikasi verbal. Jay B dulunya hanya seorang penari dan sangat tertarik dengan B-boying.

"Saya tidak pandai mengekspresikan diri dengan kata-kata,” ujar penyanyi, produser rekaman, penulis lagu, dan aktor itu.

Karena kepribadiannya yang introvert, Jay B atau JB mengatakan banyak yang menganggap dirinya dingin. Tidak seperti JAY B, dia menjelaskan dirinya adalah sosok yang sangat pendiam dan pemalu. “Karena saya memiliki pekerjaan di mana saya harus menunjukkan dan mempromosikan diri saya kepada publik, kepribadian saya telah berubah, tetapi saat itu, saya tidak banyak bicara. Jadi, saya sering bertanya-tanya apakah pekerjaan ini cocok untuk saya,” kata penyanyi kelahiran 6 Januari 1994 itu.

Namun, itu bukan satu-satunya alasan. Kepemimpinan secara alami datang dengan banyak tanggung jawab. Saat debut, Jay B masih berusia sekitar 20 tahun. “Ketika ada masalah, itu adalah tanggung jawab saya untuk berkoordinasi antara perusahaan dan anggota tim. Saya agak waspada dan cukup takut memiliki tanggung jawab besar seperti itu di usia muda. Tapi untungnya, GOT7 menerima begitu banyak cinta,” ujar dia.

Hal-hal tampaknya menjadi lebih baik seiring berjalannya waktu. Namun, keadaan berubah besar ketika ketujuh anggota GOT7 memilih untuk tidak melanjutkan kontrak dengan JYP Entertainment pada tahun lalu. Tiba-tiba, Jay B memiliki tanggung jawab yang lebih besar dari sebelumnya.

“Saya merasa seperti saya harus mempertahankan momen ini dan identitas kami. Meskipun kami tetap sebagai sebuah tim, karena kami semua berpisah, saya merasa harus bertindak sebagai benang kuat atau tali yang membuat kami tetap terhubung,” kata Jay B.

Namun, Jay B membuktikan dirinya mampu menjadi salah satu pemimpin terbaik di K-pop. Dia bahkan belajar lebih banyak tentang masalah hukum untuk mendapatkan merek dagang dan hak cipta terkait GOT7 dengan baik.

Kini, leader GOT7 ini tidak merasa perannya “membebani” seperti sebelumnya. “Sebelumnya, peran seorang pemimpin sangat memberatkan, tapi sekarang, saya lebih memikirkan cara untuk mempertahankan waktu ini dengan baik, bahkan mungkin sedikit lebih dari anggota lain, sejujurnya,” ujar dia.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA