Friday, 19 Syawwal 1443 / 20 May 2022

Sambut Final Piala Thomas 2022, Ini yang Disiapkan Indonesia

Sabtu 14 May 2022 19:05 WIB

Red: Muhammad Akbar

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Rian Ardianto (kanan) gagal mengembalikan kok ke arah lawannya pebulu tangkis ganda putra Jepang Akira Koga dan Yuta Watanabe dalam pertandingan babak semifinal Piala Thomas 2022 di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Jumat (13/5/2022). Fajar/Rian kalah dari lawannya dengan skor 14-21, 21-13 dan 18-21.

Pebulu tangkis ganda putra Indonesia Fajar Alfian (kiri) dan Muhammad Rian Ardianto (kanan) gagal mengembalikan kok ke arah lawannya pebulu tangkis ganda putra Jepang Akira Koga dan Yuta Watanabe dalam pertandingan babak semifinal Piala Thomas 2022 di Impact Arena, Bangkok, Thailand, Jumat (13/5/2022). Fajar/Rian kalah dari lawannya dengan skor 14-21, 21-13 dan 18-21.

Foto: ANTARA/M Risyal Hidayat
Indonesia sangat serius menghadapi partai final Piala Thomas lawan India besok

REPUBLIKA.CO.ID, BANGKOK — Satu hari menjelang pertandingan babak final Piala Thomas 2022, timnas bulu tangkis Indonesia tengah bekerja untuk mematangkan strategi dan persiapan agar bisa menundukkan India di Impact Arena Bangkok, Thailand, Ahad (15/5).

Menghadapi laga final ke-21 di Piala Thomas, Skuad Merah Putih begitu serius mempersiapkan diri, termasuk para pemain diminta fokus untuk berlatih dan lebih banyak tinggal di kamar hotel.

"Indonesia sangat serius menghadapi partai final Piala Thomas lawan India besok. Sore ini mereka berlatih agar lebih siap menghadapi partai final," tutur manajer tim Hendro Santoso di Bangkok, Sabtu (14/5).

Menyangkut susunan pemain yang akan diturunkan, tim masih harus berdiskusi dengan pelatih, pelatih fisik, dokter, hingga tim psikolog. Nama-nama pemain baru akan diserahkan pada hari Ahad, atau sekitar empat jam sebelum pertandingan digelar.

"Kami baru besok pagi berdiskusi untuk menyusun formasi pemain yang akan diturunkan lawan India. Yang pasti, kami turunkan kekuatan terbaik," kata Hendro.

Sementara itu, pelatih tunggal putra Irwansyah, memastikan semua pemainnya dalam kondisi baik. Hanya saja pertarungan melawan Jepang di semifinal pada Jumat malam membuat para pemain letih. Dengan beristirahat penuh hari ini, ia optimistis kondisi pemainnya bakal kembali bugar.

Irwansyah juga telah menyampaikan kepada anak didiknya, bahwa mereka harus dalam kondisi siap tempur saat menghadapi India. Siapapun yang terpilih, harus siap untuk sumbang angka.

"Performa Ginting juga makin bagus. Rasa percaya dirinya juga makin tumbuh. Ini hal yang positif, apalagi dia kemarin bisa kalahkan Momota," papar Irwansyah.

Sementara pelatih ganda putra Herry Iman Pierngadi sudah mewanti-wanti pemainnya mau berjuang keras di final. Lawan India tentu tidak mudah dan perlu penampilan yang ekstra.

"Untuk pertandingan besok, saya minta pemain wajib kerja ekstra keras. Ibaratnya, kepala jadi kaki, kaki jadi kepala," tuturnya.

Untuk menurunkan susunan pemain, Herry akan melihat bagaimana hasil latihan sore ini. Setelah itu, baru berdiskusi secara personal dengan pemainnya.

"Sebetulnya semua pemain siap dimainkan. Tetapi saya akan berbicara secara personal dulu dengan mereka untuk melihat bagaimana kesiapan fisik, teknik, dan terutama mentalnya. Karena ini partai final yang sangat tidak mudah," pungkas Herry.

sumber : antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA