Thursday, 18 Syawwal 1443 / 19 May 2022

700 Ribu Orang Ukraina Terdaftar di Jerman

Sabtu 14 May 2022 17:05 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Esthi Maharani

 Seorang sukarelawan berbaju merah membantu para pengungsi dari Ukraina setelah mereka tiba di stasiun kereta utama di Berlin, Jerman, Rabu, 16 Maret 2022. Perang Ukraina telah mengubah ruang bawah tanah stasiun kereta api utama kaca dan baja Berlin menjadi sebuah kota pengungsi yang luas di mana pasukan kecil sukarelawan dengan rompi kuning dan oranye menawarkan segalanya mulai dari sampo hingga pengisi daya ponsel hingga pengungsi yang kelelahan. Masuk di latar belakang berbunyi: Stasiun Utama Berlin.

Seorang sukarelawan berbaju merah membantu para pengungsi dari Ukraina setelah mereka tiba di stasiun kereta utama di Berlin, Jerman, Rabu, 16 Maret 2022. Perang Ukraina telah mengubah ruang bawah tanah stasiun kereta api utama kaca dan baja Berlin menjadi sebuah kota pengungsi yang luas di mana pasukan kecil sukarelawan dengan rompi kuning dan oranye menawarkan segalanya mulai dari sampo hingga pengisi daya ponsel hingga pengungsi yang kelelahan. Masuk di latar belakang berbunyi: Stasiun Utama Berlin.

Foto: AP/Markus Schreiber
Lebih dari 700 ribu warga Ukraina telah tercatat di Jerman

REPUBLIKA.CO.ID, BERLIN -- Lebih dari 700 ribu orang yang melarikan diri dari perang di Ukraina telah tercatat di Jerman. Hal ini dilaporkan oleh surat kabar Welt am Sonntag, pada Sabtu (14/5), yang mengutip data Kementerian Dalam Negeri.

Sejak dimulainya perang Rusia-Ukraina pada 24 Februari hingga 11 Mei, sebanyak 727.205 orang telah terdaftar di Daftar Pusat Orang Asing (AZR) Jerman. Dari jumlah tersebut, sebanyak 93 persen di antaranya memiliki kewarganegaraan Ukraina.  

Sebagian besar mungkin telah melakukan perjalanan ke negara-negara Uni Eropa lainnya atau kembali ke Ukraina. Sekitar 40 persen dari pengungsi Ukraina adalah anak di bawah umur. Sementara 81 persen pengungsi merupakan perempuan.

Menurut laporan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) terbaru, invasi Rusia telah memicu perpindahan orang secara besar-besaran. Termasuk lebih dari 8 juta orang Ukraina di dalam negeri.

Jumlah orang yang melarikan diri dari Ukraina telah melampaui 6 juta. Ini adalah krisis pengungsi terburuk di Eropa sejak akhir Perang Dunia Kedua

sumber : Reuters
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA