Friday, 19 Syawwal 1443 / 20 May 2022

Angkutan Lebaran 2022, Penumpang di Bandara AP II Lebihi Target

Sabtu 14 May 2022 08:55 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Nidia Zuraya

Suasana arus balik Lebaran 2022 di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (7/5/2022).

Suasana arus balik Lebaran 2022 di Terminal 1 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu (7/5/2022).

Foto: Republika/Eva Rianti
AP I mecatat penumpang yang dilayani di Bnadara Soetta mencapai 2,5 juta orang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Angkasa Pura (AP) II (Persero) pada kemarin (13/5/2022) menutup Posko Angkutan Lebaran 2022 di seluruh bandara yang sudah dibuka sejak 22 April 2022. Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan jumlah penumpang yang dilayani AP II pada periode tersebut melebihi target. 

“Jumlah pergerakan penumpang pesawat selama H-10 hingga H+10 itu tercatat mencapai 4,1 juta orang atau lebih tinggi 20 persen dari target awal sebanyak 3,4 juta orang,” kata Awaluddin dalam pernyataan tertulisnya, Sabtu (14/5/2022). 

Baca Juga

Khusus di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Awaluddin mengatakan AP I mecatat penumpang yang dilayani mencapai sekitar 2,5 juta orang. Awaluddin menuturkan, tingginya pergerakan penumpang sejalan dengan pergerakan pesawat yang mencapai sekitar  32.400 penerbangan dan khusus di Bandara Soekarno-Hatta sekitar 20.600 penerbangan.

Pergerakan pesawat tersebut didorong adanya 899 extra flight dan terbesar ada di Bandara Soekarno-Hatta sekitar 451 extra flight. “Tingginya lalu lintas penerbangan sejalan dengan tingginya load factor (tingkat keterisian penumpang di dalam satu penerbangan), yang pada angleb 2022 ini load factor penerbangan di bandara AP II rata-rata mencapai di atas 87 persen,” jelas Awaluddin. 

Awaluddin menambahkan, tingginya pergerakan penumpang dan pesawat juga didukung perpanjangan jam operasional di bandara AP II. Sebelum periode angkutan Lebaran, total jam operasional di 20 bandara AP II secara kumulatif adalah 228 per hari dan saat angkutan Lebaran naik 5,3 persen menjadi 240 jam per hari. 

Bandara yang memperpanjang operating hour untuk mengakomodir tingginya lalu lintas penerbangan adalah Kualanamu (Deli Serdang), Sultan Syarif Kasim II (Pekanbaru), Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang), Minangkabau (Padang), Sultan Iskandar Muda (Aceh) dan Bandara Depati Amir (Pangkalpinang).

“Setelah dua tahun tidak ada angkutan Lebaran, kami melihat semangat yang sangat besar dari stakeholder dan staf bandara dalam bersinergi melayani para pemudik, di mana semangat ini menghasilkan kontribusi yang sangat luar biasa terhadap kesuksesan angkutan Lebaran 2022 di bandara AP II,” ungkap Awaluddin.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA