Sabtu 14 May 2022 21:26 WIB

Kembangkan Layanan, Startup Fintech ini Raih Pendanaan 2,8 Juta Dolar AS

Untuk memperluas strategi yang berfokus pada pengguna, Finku akan memperkenalkan produk layanan kredit konsumer yang memungkinkan pengguna mengakses kredit

Rep: wartaekonomi.co.id/ Red: wartaekonomi.co.id
Finku (Finku)
Finku (Finku)

Finku, aplikasi manajemen keuangan asal Indonesia yang membantu pengguna untuk melacak pengeluaran dan menyusun anggaran keuangan pribadi, berhasil meraih USD 2,8 juta dalam putaran pendanaan awal yang dipimpin oleh perusahaan investasi global B Capital Group serta melibatkan Global Founders Capital dan Trihill Capital sebagai co-lead investor. Putaran pendanaan ini juga diikuti oleh banyak investor lain, seperti Golden Gate Ventures, Goodwater Capital, Alto Partners, serta pendiri startup BukuWarung dan Xendit.

Keberhasilan dalam memperoleh pendanaan tentu menjadi angin segar bagi startup yang bergerak di bidang fintech ini untuk bisa mengembangkan berbagai fitur terbarunya dalam waktu dekat. Salah satu layanan yang akan diluncurkan oleh Finku kepada para penggunanya adalah layanan kredit konsumer.

"Finku telah menghasilkan produk berkualitas tinggi yang secara digital mengubah ruang keuangan pribadi dengan aplikasi seluler yang berpusat pada pengguna, sangat intuitif, dan mudah digunakan untuk masyarakat umum. Kemampuan Finku untuk menjangkau ratusan dan ribuan pengguna dalam beberapa bulan setelah peluncurannya adalah bukti adanya potensi pasar yang luas serta semangat, komitmen, dan ketekunan tim untuk mencapai visi perusahaan. Kami sangat antusias untuk mendukung usaha ini dan tidak sabar untuk melihat mereka mencapai lebih banyak tonggak sejarah di masa depan," ujar Ayu Tanoesoedibjo, Principal B Capital Group di Jakarta, Jumat (13/5/2022). Baca Juga: Tingkatkan Transaksi Fintech yang Aman, AFPI Resmi Gandeng TekenAja!

Untuk memperluas strategi yang berfokus pada pengguna, Finku akan memperkenalkan produk layanan kredit konsumer yang memungkinkan pengguna mengakses fasilitas kredit untuk kebutuhan sehari-hari. Akses kredit ini berfungsi untuk meningkatkan kapasitas serta kemampuan keuangan pengguna dalam kehidupan sehari-hari dalam batas tertentu yang tidak akan menimbulkan permasalahan pada keuangan mereka.

"Kemampuan Finku untuk beradaptasi dengan pergeseran teknologi di Indonesia serta memprioritaskan kebutuhan nyata masyarakat dalam pengembangan produk mereka telah berperan penting bagi pertumbuhan perusahaan yang impresif. Kami yakin bahwa Finku, didukung tim ahli yang lengkap, akan terus berkembang. Kami berharap dapat terus mendukung mereka dalam menggapai masa depan," kata Melvin Hade, Partner Global Founders Capital.

"Kini, Finku telah memantapkan diri sebagai pemain yang memastikan inklusi keuangan melalui digitalisasi dan siap untuk ekspansi produk. Dengan menawarkan skema produk kredit yang terjangkau di platformnya, kami yakin Finku akan semakin memperkuat dirinya sebagai juara inklusi keuangan di Indonesia, suatu aspirasi yang sepenuhnya kami investasikan untuk mendukung mereka," kata Alwyn Rusli, Investor Trihill Capital.

Saat ini Finku telah memiliki lebih dari 350.000 pengguna aplikasi. Startup ini juga dinobatkan sebagai salah satu “Early-Stage Fintech Startups from Indonesia to Follow in 2022”, dikarenakan pertumbuhan eksponensialnya yang berada di peringkat ke-7 aplikasi keuangan yang diunduh teratas dalam kategori keuangan di Apple Store Indonesia pada tahun 2021. 

Finku juga merupakan bagian dari 15 startup yang terpilih untuk berpartisipasi dalam program akselerator Startup Studio Indonesia, serta didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Indonesia.

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama Republika.co.id dengan Warta Ekonomi. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Warta Ekonomi.
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement