Monday, 22 Syawwal 1443 / 23 May 2022

11.398 Peserta Ikuti SBMPTN Universitas Andalas

Jumat 13 May 2022 20:58 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Ilham Tirta

Kampus Universitas Andalas, Padang

Kampus Universitas Andalas, Padang

Foto: Republika/Febrian Fachri
Pelaksanaan UTBK di Universitas Andalas akan selesai dalam satu gelombang.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- Sebanyak 11.398 peserta yang akan mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) di Universitas Andalas (Unand). Wakil Rektor I Unand, Mansyurdin mengatakan, dengan jumlah peserta sebanyak itu, maka pelaksanaan UTBK di Universitas Andalas akan selesai dalam satu gelombang, yakni dari tanggal 17 - 23 Mei 2022.

Mansyurdin menyebut pelaksanaan UTBK nanti, Universitas Andalas menyediakan 22 lokasi ujian baik yang ada di Kampus Limau Manis maupun Kampus Unand Jati. Seperti Dekanat Kesehatan Masyarakat (Kesmas) dan Labor Komputer Fakultas Kedokteran Gigi (FKG).

Baca Juga

"Untuk memudahkan menemukan lokasi ujian peserta bisa melakukan scan barcode dan juga disarankan untuk melihat lokasi ujian sehari sebelum dimulai," kata Mansyurdin, Jumat (13/5/2022).

Alasannya, banyak di antara mahasiswa sering salah lokasi seperti Diploma III Ekonomi dengan Fakultas Ekonomi atau kampus limau manis dengan jati sehingga menjadi terlambat masuk ruangan. Hal itu juga akan berakibat tidak fokusnya dalam menyelesaikan ujian.

Mansyurdin mengingatkan peserta harus membawa Kartu Tanda Peserta Ujian, fotokopi ijazah SMA/SMK/MA atau yang sederajat dan sudah dilegalisasi atau surat keterangan sedang duduk di kelas 12 dari kepala sekolah yang dilengkapi dengan pasfoto berwarna terbaru yang bersangkutan dan dibubuhi cap sekolah. "Untuk pakaian peserta harus memakai pakaian yang rapi dan sopan, memakai sepatu dan tidak dibenarkan memakai kaos oblong (T-Shirt)," ujar Mansyurdin.

Selain itu, peserta diwajibkan memakai masker. Universitas Andalas juga akan menyediakan dokter, perawat serta ambulance selama pelaksanaan ujian.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 

BERITA TERKAIT

 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA