Thursday, 25 Syawwal 1443 / 26 May 2022

Putin: Demi Dominasi Global, Barat Korbankan Warga di Seluruh Dunia

Jumat 13 May 2022 17:22 WIB

Rep: Rizky Jaramaya/ Red: Friska Yolandha

 Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara selama perekaman pesan video kepada para peserta dan tamu pembukaan tahap akhir Festival All-Rusia XI Liga Hoki Malam di Moskow, Rusia, Selasa, 10 Mei 2022.

Presiden Rusia Vladimir Putin berbicara selama perekaman pesan video kepada para peserta dan tamu pembukaan tahap akhir Festival All-Rusia XI Liga Hoki Malam di Moskow, Rusia, Selasa, 10 Mei 2022.

Foto: AP/Mikhail Metzel/Pool Sputnik Kremlin
Sanksi Barat yang dijatuhkan kepada Rusia menjadi penyebab ancaman kelaparan dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, MOSKOW -- Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, Barat telah mengorbankan warga di seluruh dunia agar dapat mendominasi global. Menurut Putin, sanksi Barat yang dijatuhkan kepada Rusia menjadi penyebab ancaman kelaparan dunia dan kenaikan harga.

Putin menegaskan, sejumlah negara sudah menghadapi ancaman kelaparan. Jika sanksi terhadap Rusia terus berlanjut, maka Uni Eropa juga dapat menghadapi konsekuensi yang akan sulit untuk dibatalkan.  

Baca Juga

"Kesalahan untuk ini sepenuhnya terletak pada elit negara-negara Barat yang demi mempertahankan dominasi global mereka siap mengorbankan seluruh dunia," kata Putin, dilansir Kantor Berita TASS, Jumat (13/5/2022).

Putin mengatakan, Rusia dapat menghadapi tantangan eksternal berkat kebijakan makroekonomi dalam beberapa tahun terakhir. Termasuk solusi sistemik untuk memperkuat kedaulatan ekonomi dan keamanan, serta teknologi dan pangan.

“Perusahaan produksi kami secara bertahap mengisi ceruk pasar domestik yang dibebaskan setelah mitra yang tidak bermoral pergi, termasuk barang-barang dasar, peralatan industri dan jasa, konstruksi dan mesin pertanian," ujar Putin. 

Putin mengatakan, pemerintah Rusia, bersama dengan bank sentral dan perwakilan bisnis, sedang menerapkan rencana untuk memastikan pembangunan ekonomi. Karena perang di Ukraina, perusahaan-perusahaan besar dari berbagai sektor di seluruh dunia telah mengumumkan penangguhan operasi mereka dan penarikan dari pasar Rusia sejak 24 Februari. 

Sementara negara-negara Barat telah memberlakukan sanksi terhadap ratusan perusahaan dan individu Rusia. Menurut badan statistik Eurostat, pada Maret, inflasi tahunan di kawasan Uni Eropa naik menjadi 7,8 persen.

Putin mengatakan, sanksi negara-negara Barat terhadap Moskow merugikan ekonomi negara-negara itu juga. Dia menekankan bahwa, inflasi telah meningkat di negara-negara Eropa.

Putin menekankan, terlihat pertumbuhan inflasi yang tajam di Eropa. Bahkan di beberapa negara telah mendekati 20 persen pertahun. Sementara secara keseluruhan harga untuk produk di zona Eropa naik lebih dari 11 persen. 

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA