Monday, 22 Syawwal 1443 / 23 May 2022

UNM Support Kegiatan Reuni Akbar SMAN Punung Pacitan

Jumat 13 May 2022 15:50 WIB

Red: Christiyaningsih

UNM mendukung terselenggaranya Reuni Akbar SMAN Punung Pacitan.

UNM mendukung terselenggaranya Reuni Akbar SMAN Punung Pacitan.

Foto: UNM
UNM mendukung terselenggaranya Reuni Akbar SMAN Punung Pacitan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Alumni SMAN Punung, Kabupaten Pacitan menggelar reuni akbar yang dirangkaikan dengan acara Halalbihalal. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman SMAN Punung Pacitan Jl. Raya Solo No 27, Sooka, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, pada Kamis (5/5/2022) lalu.

Sekitar 34 angkatan dari lulusan tahun 1987-2021 hadir dalam acara tersebut meramaikan kegiatan. Beberapa kolega serta instansi pemerintah Jawa Timur, khususnya wilayah Pacitan, juga turut hadir sebagai undangan termasuk Universitas Nusa Mandiri (UNM).

Baca Juga

Ketua Komite Reuni, Supri, menyebut reuni ini akan menjadi agenda temu perdana dan menjalin silaturahmi bagi seluruh alumni. “Selama ini reuni biasanya hanya dilaksanakan per angkatan, maka reuni kali ini menjadi ajang temu kangen antara alumni setiap tahunnya dan memanfaatkan acara ini untuk saling bertukar cerita,” katanya dalam rilis yang diterima, Jumat (13/5/2022).

Tema reuni akbar adalah “Kita Ada Karena Kita Bersama”. Supri berharap silaturahmi alumni SMAN Punung Pacitan bisa tetap terjaga dengan baik hingga ke generasi masa depan nanti. “Untuk itu, alumni yang tua harus menunjukkan hal terbaik pada generasi alumni SMAN Punung dengan menjaga silaturahmi agar tetap terjaga dengan baik,” terangnya.

Kepala Kampus Universitas Nusa Mandiri (UNM) kampus Damai, Jakarta Selatan yang juga menjadi rekanan dari ketua komite acara, Setiaji, menyampaikan kegiatan ini terselenggara berkat kerja sama dengan UNM kampus Damai. UNM kampus Damai senantiasa memberi motivasi pada setiap generasi muda agar lebih meningkatkan kemampuan dan solidaritas demi memajukan generasi bangsa sesuai kebutuhan dunia industri dan dunia usaha.

“Kegiatan ini juga menghadirkan budaya Jawa Timur, di antaranya Reog Ponorogo, Tembang Jawa, dan lain-lain,” ungkapnya.

Menurut Setiaji kerja sama ini merupakan tools bagi UNM untuk dikenal di Jawa Timur. “Ketika kami mendapat kabar untuk diminta kerja sama oleh SMAN Punung, maka kami langsung support below the line, termasuk branding pra event. Sungguh menyenangkan hadir dalam kegiatan ini karena dapat mendukung bagaimana digitalisasi bersanding apik dengan kearifan lokal,” jelasnya.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA