Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

Grup Kalla akan Gelar Haul Mengenang 40 Tahun Wafatnya Hadji Kalla dan Athirah

Jumat 13 May 2022 14:43 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Andi Nur Aminah

Fatimah Kalla (tengah) menyampaikan rencana pelaksanaan haul 40 tahun Hadji Kalla dan Hj Athirah

Fatimah Kalla (tengah) menyampaikan rencana pelaksanaan haul 40 tahun Hadji Kalla dan Hj Athirah

Foto: Andi Nur Aminah /Republika
Haul ini untuk pertamakalinya digelar oleh keluarga besar Hj Kalla.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKASSAR -- Memeringati 40 tahun wafatnya Hadji Kalla dan Hj Athirah, grup KALLA akan mengadakan acara haul di Masjid Raya Makassar. Haul tersebut akan dilaksanakan 15 Mei 2022 pukul 09.00 hingga 13.00 WITA. Masjid Raya Makassar dipilih sebagai venue kegiatan karena rumah Hadji Kalla dan Hj Athirah berdampingan dengan masjid itu, sekaligus dia adalah pengurus awal Masjid Raya Makassar.

Kegiatan ini akan menghadirkan Prof Quraish Shihab yang membahas tentang hikmah diadakannya haul. Kemudian menghadirkan Ustad Das'ad Latief yang akan bercerita tentang perjalanan Hadji Kalla dan Hj Athirah. Putra Hj Kalla, HM Jusuf Kalla yang akan memberikan sambutan sebagai perwakilan dari keluarga besar almarhum.

Baca Juga

Acara ini diharapkan bisa menjadi momen untuk mengenang 40 tahun wafatnya Hadji Kalla dan Hj Athirah. Selain itu, pertemuan ini dirangkaikan dengan Halal Bi Halal dalam rangka HUT Jusuf Kalla ke 80 tahun. 

"Kegiatan ini adalah rangkaian awal sebelum merayakat HUT perusahaan ke 70 tahun. Dimana kami ingin mengenang kembali perjalanan hidup dan nilai-nilai dari almarhum dan almarhumah sehingga group perusahaan kami terus berkembang hingga saat ini," kata inisiator kegiatan itu, Fatimah Kalla dalam keterangan pers, Jumat (13/5). 

Peringatan haul ini juga menjadi momen peluncuran buku Saudagar Sehati. Buku ini akan membahas dan menceritakan bagaimana perjalanan Hadji Kalla dan Athirah dalam menjalani kehidupannya dan memberikan inspirasi bagi banyak orang. 

“Kedua almarhum, adalah saudagar yang saling mendukung bahkan hingga akhir hayatnya, buku ini mengupas kehidupan beliau sebagai suadagar juga pasangan sehidup semati yang terus mewariskan nilai-nilainya ke generasi selanjutnya,” ujar Fatimah Kalla. 

Haul ini akan mengundang sekitar 1.000 orang dan terbuka bagi masyarakat kota Makassar sesuai dengan kapasitas Masjid Raya Makassar. Para undangan terdiri dari Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimnda) tingkat provinsi dan kabupaten kota, kerabat dan sahabat almarhum, alim ulama, pimpinan Universitas, masyarakat umum, karyawan Kalla Group dan PSBM (Persatuan Saudagar Bugis Makassar).  

Ketua Panitia Haul, Mohammad Zuhari menjelaskan berbagai kegiatan yang akan menjadi bagian dari acara haul. Di antaranya Khataman Quran, pembacaan Ayat Suci Alquran, pembacaan surat yasin dan tahlil, sambutan keluarga oleh Jusuf Kalla, launching Saudagar Sehati oleh Ustad Das'ad Latief, pemutaran video testimoni keluarga dan kerabat almarhum, hikmah haul oleh Prof KH Quraish Shihab dan lantunan doa-doa yang akan dipimpin oleh Ketua MUI Sulsel.

“Seluruh rangkaian kegiatan haul yang dilaksanakan secara tatap muka langsung ini akan senantiasa menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 selama kegiatan berlangsung. Sehingga seluruh tamu undangan dan masyarakat yang menghadiri acara haul ini diwajibkan selalu menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” ujar Zuhair. 

Fatimah Kalla, dalam kesempatan jumpa pers tetsebut sempat menunjukkan buku catatan perdagangan kedua orang tuanya yang sangat rapi. Fatimah mengatakan, dari catatan keuangan, dan semua seluk transaksi perdagangan tersebut, menunjukkan H Kalla dan Hj Athirah sudah menerapkan manajemen yang tertib dan rapi meski sederhana. "Mereka sangat tertib dan rapi dalam pencatata keuangan," ujar adik JK sambil menunjukkan sejumlah buku yang kertasnya mulai menguning. 

Dia berharap kisah perjalanan almarhum Hadji Kalla dan Hj Athirah dapat menjadi inspirasi keluarga besar Kalla dan seluruh peserta yang hadir. "Dan tentu besar harapan kami doa yang kita panjatkan bersama nantinya dan ayat-ayat suci Alquran yang dilantunkan juga bisa memberikan limpahan keberkahan bagi almarhum dan kita semua yang melanjutkan nilai-nilai beliau," ucap Fatimah Kalla. 

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA