Saturday, 20 Syawwal 1443 / 21 May 2022

Ten Hag Bawa Gerbong Staf ke MU, Mantan Asisten Sir Alex saat Latih MU Dikabarkan Ikut

Jumat 13 May 2022 14:46 WIB

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Erik Ten Hag dilempar oleh para pemainnya ke udara seusai mengantarkan Akax Amsterdam memastikan gelar juara Liga Eredivisie Belanda 2021/2022, Kamis (12/5/2022).

Erik Ten Hag dilempar oleh para pemainnya ke udara seusai mengantarkan Akax Amsterdam memastikan gelar juara Liga Eredivisie Belanda 2021/2022, Kamis (12/5/2022).

Foto: EPA-EFE/Olaf Kraak
McClaren adalah asisten dari Sir Alex pada 1999.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Manchester United dikabarkan telah mencapai kesepakatan dengan tangan kanan manajer Manchester United, Erik ten Hag ketika di Ajax. Artinya, Erik ten Hag akan membawa asistennya sendiri untuk memimpin Setan Merah. 

Adalah Mitchell van der Gaag yang akan ikut pindah ke Stadion Old Trafford setelah satu musim bersama Ten Hag di Amsterdam. Duo pelatih ini berhasil membawa Ajax meraih gelar juara Eredivisie musim ini sebelum keduanya pindah ke Manchester.

Baca Juga

Dilansir dari laman Mirror, kesepakatan itu diraih ketika pertemuan privat pejabat klub pada Jumat (13/5/2022) waktu setempat. Dalam rapat itu, Steve McClaren dikabarkan akan bergabung sebagai jajaran pelatih. 

McClaren adalah asisten dari manajer fenomenal Manchester United, Sir Alex Ferguson. Pada 1999, keduanya meraih treble dan bertahan menjadi manajer tersukses Manchester United. 

Perjalanan McClaren setelah pergi dari Manchester United menuju Middlesbrough. Setelah itu, dia memimpin Twente di Belanda dengan Erik ten Hag sebagai asistennya. Kini, keduanya pun berganti peran dengan Erik Ten Hag sebagai manajer dan McClaren kembali menjadi asistennya.

Sementara itu, Van der Gaag menikmati karier kepelatihannya secara nomaden dan dalam kurun waktu singkat. Hingga akhirnya keduanya membawa Ajax membilas Heerenveen dengan skor 5-0 pada Rabu (11/5/2022) lalu. 

"Anda mendapatkan perasaan tertentu dan itu jadi perasaan yang berlipat karena saya pergi dan ini jadi adalah yang terakhir kalinya. Ini Sulit karena saya telah bekerja dengan begitu banyak orang hebat, terutama para pemain. Kami telah melakukan banyak hal hebat bersama, tapi ini waktunya untuk pergi," kata Ten Hag. 

Perpisahan manis ini pun diiringi dengan rasa terima kasih dari penggemar yang hadir di Johan Cruyff Arena. Ten Hag pun mengapresiasi hal itu karena merasa kerja kerasnya di Amsterdam terbayar.

"Saya harap begitu, saya benar-benar merasakannya dan saya sangat bangga dengan apa yang kami lakukan bersama-sama. Ajax bermain untuk gelar, ada pondasi yang sangat kuat untuk dibangun lebih jauh," kata Ten Hag.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA