Thursday, 18 Syawwal 1443 / 19 May 2022

Nedved Ungkap Alasan Juventus tak Perpanjang Kontrak Dybala

Kamis 12 May 2022 14:03 WIB

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Israr Itah

Striker Juventus Paulo Dybala.

Striker Juventus Paulo Dybala.

Foto: Republika.
Paulo Dybala dikaitkan dengan Inter Milan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pavel Nedved menjelaskan Juventus memutuskan untuk tidak menawarkan Paulo Dybala kontrak baru karena permintaan yang terlalu tinggi dari sang pemain. Dia mengakui, sebagai pemain hebat, Dybala layak mendapatkan bayaran lebih tinggi. Sayangnya, kata dia, itu di luar kemampuan Juventus.

"Kami mengevaluasi pemain di semua area, apa yang dia berikan kepada kami di dalam dan di luar lapangan, melihat kontribusinya 360 derajat. Jelas, permintaannya sangat tinggi. Wajar karena dia pemain hebat. Kami tidak merasa siap untuk melakukan itu, jadi sudah sepantasnya kami berpisah. Itu tidak berarti dia bukan pemain hebat," kata Nedved dikutip dari Football Italia, Kamis (12/5/2022).

Baca Juga

Dybala turun sebagai starter melawan klub yang disebut-sebut akan menjadi masa depannya, yakni Inter Milan, pada final Coppa Italia. Sebab, Dybala akan meninggalkan Juventus ketika kontraknya berakhir pada 30 Juni. Ia telah banyak dikaitkan dengan Inter Milan. 

Sayangnya, Dybala gagal meraih trofi terakhir berseragam zebra. Juventus takluk 2-4 dari Inter pada final di Stadion Olimpico, Kamis dini hari WIB.

Empat gol kemenangan Inter dibukukan oleh Nicolo Barella pada menit keenam, Hakan Calhanoglu (penalti, 80') dan brace Ivan Perisic (penalti 99’ dan 102’). Sementara Juventus hanya mampu mengemas dua gol lewat Alex Sandro (50') dan Dusan Vlahovic (52') yang sempat membawa Juventus di ambang gelar.

Hasil ini membuat Juventus gagal mempertahankan gelar Coppa Italia yang mereka dapat pada musim lalu. Kekalahan ini juga memperpanjang catatan negatif kala berhadapan dengan Inter setelah sebelumnya mereka kalah di Piala Super Italia pada 13 Januari lalu. Dengan ini, untuk pertama kalinya Juventus mengakhiri musim tanpa gelar sejak musim 2010/2011.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA