Thursday, 18 Syawwal 1443 / 19 May 2022

17 Tahun Mengabdi, Chiellini Tegaskan akan Pergi dari Juventus Akhir Musim Ini

Kamis 12 May 2022 12:44 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Giorgio Chiellini dari Juventus (kiri) bereaksi setelah pertandingan sepak bola final Piala Italia antara Juventus dan Inter Milan di Stadio Olimpico di Roma, Italia, Kamis (12/5/2022).

Giorgio Chiellini dari Juventus (kiri) bereaksi setelah pertandingan sepak bola final Piala Italia antara Juventus dan Inter Milan di Stadio Olimpico di Roma, Italia, Kamis (12/5/2022).

Foto: AP/Alessandra Tarantino
Sejak 2005, Chiellini menjadi pemain reguler untuk Juve.

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Masa pengabdian 17 tahun Giorgio Chiellini bersama Juventus akan segera berakhir. Bek tengah berusia 37 tahun itu memastikan akan meninggalkan I Bianconeri seiring dengan berakhirnya kompetisi musim ini. Pemain yang mulai menghuni tim utama Juventus secara reguler pada 2005 itu berencana melakoni laga terakhirnya di Stadion Allianz, Turin, markas Juventus, saat menjamu Lazio di laga lanjutan Serie A, awal pekan depan. Laga itu sekaligus menjadi laga kandang terakhir I Bianconeri pada musim ini. 

''Pada Senin (waktu setempat), saya akan mengucapkan selamat tinggal ke Stadion Allianz, Turin. Ini merupakan 100 persen keputusan saya,'' kata Chiellini kepada Mediaset usai laga kontra Inter Milan di partai final Coppa Italia, Kamis (12/5/2022) dini hari WIB, Kontrak Chiellini bersama Si Nyonya Tua sebenarnya baru benar-benar berakhir pada 2023 mendatang. 

Baca Juga

Namun, setelah melakukan pertemuan dengan manajemen klub, beberapa waktu lalu, Chiellini memutuskan untuk menyudahi kerjasama dengan I Bianconeri pada tahun ini atau setahun sebelum kontraknya resmi berakhir. Chiellini menjadi satu-satunya penggawa Juventus yang masih tersisa saat I Bianconeri disanksi turun kasta ke Serie B imbas skandal Calciopoli, 2006 silam. 

Setelah berhasil membawa I Bianconeri promosi pada musim berikutnya, eks bek tengah Fiorentina itu juga menjadi bagian penting dalam kebangkitan Si Nyonya Tua dan kembali ke papan atas Serie A. Bek tengah asal Italia itu telah mempersembahkan sembilan gelar Scudetto, lima titel Coppa Italia, dan lima gelar Piala Super Italia. 

Chiellini juga sukses mengantarkan Juventus tampil di dua partai final Liga Champions. Sayangnya, Chiellini gagal menambah koleksi trofi ini usai urung membawa Si Nyonya Tua membungkam Inter Milan di partai final Coppa Italia musim ini. 

Di laga di Stadion Olimpico, Roma, itu, Juventus menyerah, 2-4, dari Inter Milan di babak perpanjangan waktu. Kendati begitu, Chiellini mengaku sudah memberikan yang terbaik. Kini, Chiellini berharap para penggawa muda di Juventus bisa melanjutkan estafet kesuksesan. 

''Kami sempat melakoni 10 tahun periode yang luar biasa. Kini, semuanya berada di tangan para pemain-pemain muda. Saya telah memberikan apa yang saya bisa. Saya harap, saya meninggalkan sesuatu di tim ini,'' kata Chiellini. 

Meski telah memastikan bakal meninggalkan Si Nyonya Tua, Chiellini kemungkinan besar belum akan gantung sepatu. Eks bek tengah Livorno itu disebut-sebut tertarik untuk hijrah ke Amerika Serikat dan merumput di MLS. Namun, Chiellini memastikan belum mengambil keputusan apapun terkait kelanjutan kiprahnya di pentas sepak bola profesional. 

''Saya belum tahu. Saya membutuhkan waktu untuk membicarakan hal itu dengan keluarga saya. Namun, saya cukup senang meninggalkan Juventus saat masih bisa bersaing di level tertinggi. Nantinya, saya akan tetap menjadi pendukung Juventus dari luar arena,'' tutur pemain yang mengantarkan Italia menjuarai Piala Eropa 2020 tersebut.

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA