Wednesday, 17 Syawwal 1443 / 18 May 2022

Barcelona Gagal Dapatkan Haaland, Xavi: Ini Memalukan

Rabu 11 May 2022 18:00 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez. Xavi Hernandez menyesalkan Barcelona gagal merekrut Erling Haaland dari Borussia Dortmund.

Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez. Xavi Hernandez menyesalkan Barcelona gagal merekrut Erling Haaland dari Borussia Dortmund.

Foto: EPA-EFE/Alejandro Garcia
Padahal, Barcelona telah dikaitkan lebih dulu dengan Haaland.

REPUBLIKA.CO.ID, BARCELONA -- Xavi Hernandez menyesalkan Barcelona gagal merekrut Erling Haaland dari Borussia Dortmund. Manchester City mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan Dortmund dan Haaland, yang akan segera dirampungkan dalam beberapa pekan ke depan.

Padahal, Barcelona telah dikaitkan lebih dulu dengan Haaland. Namun, kondisi finansial klub yang sedang tidak bagus membuatnya sulit melakukan transfer besar.

Baca Juga

''Itu memalukan. Kami tidak mampu bersaing untuk mendapatkannya,'' kata Xavi saat ditanya soal kepindahan Erling Haaland ke Manchester City, dilansir Marca, Rabu (11/5/2022).

Dengan alokasi anggaran transfer yang minimal, Barcelona sulit untuk mendapatkan pemain top. Hal yang sama juga terjadi pada Januari 2022, saat Barcelona berusaha mendapatkan Dusan Vlahovic. Namun, penyerang asal Serbia itu malah pindah ke Juventus dibandingkan Camp Nou.

Padahal, Xavi ingin memperkuat skuad asuhannya musim depan untuk bersaing mendapatkan gelar juara La Liga Spanyol dan Liga Champions. Petinggi Barcelona juga sadar perlu membangun ulang tim musim panas ini.

Beberapa pemain Barca dengan gaji tinggi diberi lampu hijau untuk hengkang. Penjualan pemain juga membuat Barca punya ruang fiskal yang cukup untuk mendatangkan pemain baru.

La Liga mengumumkan Barcelona memiliki utang yang cukup besar. Sementara tagihan gaji pemain berada di kisaran 144 juta euro atau Rp 2,2 triliun. Barcelona perlu menjual pemain untuk bisa punya uang buat membeli pemain.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA