Friday, 14 Muharram 1444 / 12 August 2022

Waterboom Sengkaling UMM Ramaikan Wahana Liburan di Malang

Rabu 11 May 2022 07:15 WIB

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Qommarria Rostanti

Waterboom Sengkaling Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) meramaikan wahana liburan yang tersedia di Kota Malang, Jawa Timur.

Waterboom Sengkaling Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) meramaikan wahana liburan yang tersedia di Kota Malang, Jawa Timur.

Foto: Humas UMM
Waterboom Sengkaling UMM rutin diperiksa dan memprioritaskan keselamatan pengunjung.

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Warga Malang, Jawa Timur, kini memiliki tambahan alternatif liburan yang menyenangkan. Mereka kini tidak perlu bingung lagi mencari arena waterboom yang nyaman dan aman untuk dijadikan destinasi wisata.

Yang terbaru, ada Waterboom Sengkaling Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang baru saja diresmikan. Tidak hanya waterboom, taman rekreasi satu ini juga menyediakan beragam wahana yang bisa dicoba. Adapun saat libur Lebaran pada pekan lalu, Waterboom ini terlihat dipadati oleh para pengunjung.

Baca Juga

General Manager Sengkaling UMM Achmad Mohyi mengatakan, waterboom ini menjadi salah satu inovasi yang sudah direncanakan. Hal ini terutama dalam menyambut kehidupan normal setelah pandemi berakhir. 

Selain itu, adanya waterboom ini menjadi upaya pembaharuan dan penambahan wahana yang ada di taman rekreasi tersebut. Bukan hanya waterboom yang diperbarui, melainkan juga Kapal Pesiar Iptek yang menyuguhkan wahana edukasi.

"Ada beragam alat peraga dan pelatihan ilmu pengetahuan. Salah satunya alat konservasi air dan pengolahan sampah yang bekerja sama dengan Laboratorium Teknik Mesin UMM,” ujar Mohyi dalam keterangan pers yang diterima Republika.co.id, belum lama ini.

Menurut Mohyi, Waterboom Sengkaling UMM senantiasa diperiksa secara rutin dan memprioritaskan keselamatan. Dari segi konstruksi, penyangga yang kuat siap menopang perosotan. Ada sejumlah staf yang juga ditugaskan untuk mengawasi para pengunjung dalam rangka mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Saat menggunakan perosotan, pihaknya juga memberikan ketentuan maksimal berat badan pengunjung 70 kilogram. Saat meluncur, pengunjung juga diminta untuk melakukannya secara bergantian dan satu persatu. Dengan begitu, kemungkinan terjadinya kecelakaan bisa ditekan.

Berdasarkan kejadian tragedi di Kenpark Surabaya, terlihat bahwa kapasitas pengunjung yang meluncur sudah melebihi standard sehingga terjadi kecelakaan. Hal itu dapat menjadi pelajaran bagi waterboom-waterboom serta destinasi wisata lainnya untuk terus melakukan pengecekan secara rutin. Kemudian juga berusaha untuk selalu mengedepankan keselamatan.

Dosen manajemen UMM ini berharap Sengkaling bisa menjadi tujuan wisata yang menarik bagi masyarakat. Salah satunya dengan membenahi, memperbarui, serta menambahkan wahana unik. 

Pria asal Sampang ini juga mengatakan bahwa ke depannya, Sengkaling akan mengusung konsep The Legend of Edupark. Dengan begitu, orang yang datang tidak hanya mencari hiburan tapi juga bisa mendapatkan edukasi. 

 

Wilda Fizriyani

 

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA