Thursday, 18 Syawwal 1443 / 19 May 2022

Sedang Ramai Soal Isu LGBT, Ini Sederet Pesepak Bola Pro yang Secara Terbuka Mengaku Gay

Selasa 10 May 2022 10:45 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Stadion Olimpiade di Berlin menyala dalam warna pelangi, selama pertandingan sepak bola Euro 2020 antara Jerman dan Hongaria yang diadakan di Munich, Jerman, pada Rabu 23 Juni 2021. UEFA tidak mengizinkan Munich untuk menerangi stadion untuk Euro malam ini Pertandingan tahun 2020 dengan warna pelangi sebagai bentuk dukungan bagi kaum LGBT. Keputusan badan sepak bola Eropa itu dikritik secara luas di Jerman, yang melawan Hungaria dalam pertandingan grup terakhir di Munich.

Stadion Olimpiade di Berlin menyala dalam warna pelangi, selama pertandingan sepak bola Euro 2020 antara Jerman dan Hongaria yang diadakan di Munich, Jerman, pada Rabu 23 Juni 2021. UEFA tidak mengizinkan Munich untuk menerangi stadion untuk Euro malam ini Pertandingan tahun 2020 dengan warna pelangi sebagai bentuk dukungan bagi kaum LGBT. Keputusan badan sepak bola Eropa itu dikritik secara luas di Jerman, yang melawan Hungaria dalam pertandingan grup terakhir di Munich.

Foto: AP/Christophe Gateau/DPA
Di dunia sepak bola LGBT memang sulit mendapatkan tempat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pernyataan mantan bek kiri Manchester United, Patrice Evra, menyulut kembali isu yang kerap jadi polemik di pentas sepak bola profesional, yaitu kesetaraan dan perlakuan yang adil terhadap pesepakbola dengan orientasi seksual berbeda, terutama gay dan homoseksual. Evra menyebut, tidak semua pesepak bola terbuka dengan kehadiran pesepakbola gay ataupun homoseksual. 

Bahkan, dalam siaran di sebuah podcast tersebut, eks bek kiri timnas Prancis itu menyebut, mantan-mantan rekan setimnya di West Ham United menolak kehadiran pemain gay di tim utama The Hammers. Evra, yang memperkuat West Ham United pada 2017 hingga 2018, mengungkapkan saat itu sebagian besar pemain di skuad The Hammers enggan menerima pemain gay dan homoseksual. 

Baca Juga

Di dunia sepak bola LGBT memang sulit mendapatkan tempat. Itu karena, pesepak bola pria yang normal merasa khawatir harus berbagi ruang ganti, termasuk ruang mandi bersama, dengan sosok penyuka sesama jenis.

Namun, ada sejumlah pesepak bola profesional yang berani secara terbuka mengungkapkan perbedaan orientasi seksualnya secara terbuka. Berikut sederet pesepak bola profesional yang mengaku sebagai gay, seperti dilansir laman Players Bio, Selasa (10/8/2022):

 

1. Thomas Hitzlsperger

photo
Thomas Hitzlsperger - (EPA-EFE/CHRISTIAN MARQUARDT )1
Gelandang asal Jerman ini menjadi salah satu pesepak bola profesional terkemuka yang berani mengungkapkan sebagai penyuka sesama jenis. Pengawa timnas Jerman di Piala Dunia 2006 dan Piala Eropa 2008 mengaku sebagai gay dalam sebuah wawancara dengan media asal Jerman, Die Zelt, pada Januari 2014. 

Saat itu, pemain yang mengantarkan Stuttgart merengkuh titel Bundesliga itu telah pensiun dari lapangan hijau lantaran tidak kunjung pulih dari cedera. 

 

2. Andy Brennan

Brennan merupakan pesepak bola profesional berusia 29 tahun asal Australia. Pada 2-15 hingga 2017, Brennan memperkuat New Castle Jets di kasta tertinggi sepak bola Australia, A-League. Saat ini, Brennan diketahui membela Hume City di kompetisi semi-profesional. 

Brennan menjadi pesepak bola aktif teranyar yang mengaku sebagai gay. Pengakuan ini diungkapkan Brennan pada 2019 silam dalam sebuah wawancara dengan herald Sun. Brennan pun menjadi pesepak bola pria asal Australia pertama yang mengaku sebagai gay. 

 

3. Collin Martin 

Saat ini, Collin Martin diketahui sebagai satu-satunya pesepakbola yang mengaku sebagai gay di lima liga top di Amerika. Saat ini, Martin memperkuat San Diego Loyal di pentas Major League Soccer (MLS). Pemain berusia 27 tahun ini secara terbuka mengungkapkan orientasi seksualnya via media sosial. Pengumuman ini dilakukan Martin hanya berselang beberapa jam sebelum laga Minessota United kontra FC Dallas, yang digelar sebagai bentuk dukungan terhadap LBTQ. Minessota United merupakan bekas klub Martin sebelum hijrah ke San Diego Loyal pada 2020. 

 

4. Robbie Rogers 

Rogers merupakan mantan pesepakbola profesional asal Amerika Serikat. Sempat berkiprah selama satu musim bersama Leeds United, Rogers mengumumkan secara terbuka soal orientasi seksualnya, yang menyukai sesama jenis pada 2013. Meski mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak, termasuk FA, Rogers akhirnya memutuskan gantung sepatu tidak lama setelah pengumuman tersebut. 

Dalam wawancara dengan The Guardian, Rogers mengakui keputusan pensiun dari lapangan hijau pada saat itu untuk menghindari tekanan dari media dan fans terkait orientasi seksualnya. 

Namun, pada pertengahan 2013, Rogers kembali merumput dan berkiprah di Major League Soccer. Rogers memperkuat LA Galaxy dan menjadi pesepak bola gay pertama yang tampil di kompetisi kasta tertinggi olahraga di Amerika Serikat. 

Sukses mengantarkan LA Galaxy meraih titel MLS Cup pada 2014, Rogers menjadi pesepak bola gay pertama yang meraih titel di Amerika Serikat. Saat ini, Rogers, yang telah berusia 34 tahun, diketahui menjadi komentator sepak bola.

Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA