Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Ladeni Perang Urat Syaraf dari Guardiola, Klopp: Saya Tahu Hidupnya Berat

Selasa 10 May 2022 10:12 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Gilang Akbar Prambadi

Juergen Klopp Vs Josep Guardiola.

Juergen Klopp Vs Josep Guardiola.

Foto: istimewa
Klopp menyindir soal kandasnya Manchester City di Liga Champions.

REPUBLIKA.CO.ID, LIVERPOOL -- Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, menilai, ada sedikit bias dalam dukungan terhadap Liverpool dan Manchester City di perebutan gelar juara Liga Primer Inggris musim ini. Tidak hanya itu, pelatih asal Spanyol itu juga menyinggung soal minimnya raihan trofi The Reds di pentas Liga Primer Inggris. 

Dalam pernyataannya tersebut, Guardiola menyebut, nyaris sebagian besar publik Inggris, termasuk media, cenderung mendukung The Reds dalam perebutan titel Liga Primer Inggris. Hal ini tidak terlepas dari kiprah The Reds, yang hanya mampu meraih satu gelar Liga Primer Inggris sejak kompetisi itu berubah format pada 1992 silam. 

Baca Juga

Pernyataan ini kemudian mengundang kontroversi tersendiri. 

Komentar eks pelatih Barcelona itu dianggap sebagai perang urat syaraf dengan The Reds soal persaingan mahkota juara Liga Primer Inggris musim ini. Tinggal menyisakan tiga partai lagi, kedua tim hanya terpisah tiga poin di dua posisi teratas klasemen sementara Liga Primer Inggris. Sementara City berada di puncak klasemen sementara, The Reds terus mengintip dengan raihan 83 angka dari 35 partai. 

Pelatih LiverpooL, Jurgen Klopp, menganggap santai klaim dari Guardiola tersebut. Menurut pelatih asal Jerman itu, pernyataan yang keluar dari mulut eks pelatih Bayern Muenchen itu justru mengambarkan betapa besarnya tekanan yang dia rasakan dalam perebutan gelar juara Liga Primer Inggris musim ini. 

''Hal itu (reaksi Guardiola) adalah sesuatu yang normal. Kita semua merasakan tekanan itu, kami tidak bilang tidak merasakan tekanan itu. Saya tidak menganggap itu sebagai pujian ataupun sindiran. Sebelum mengatasi emosi dan tekanan setelah memimpin tim di sebuah laga, Anda harus menghadapi 20 kamera wartawan. Dia mungkin menilai, dia harus menyoroti soal itu,'' kata Klopp seperti dikutip The Guardian, Selasa (10/5/2022). 

Kendati begitu, eks pelatih Borussia Dortmund itu membantah klaim Guardiola soal dukungan publik Inggris kepada Liverpool ketimbang Manchester City di perebutan gelar juara Liga Primer Inggris musim ini. Sebagai contoh, tutur Klopp, di Kota Liverpool ada pendukung klub lain (Everton), yang berharap sebaliknya. Pun dengan kesulitan yang dihadapi The Reds kala tampil di kandang lawan di arena Liga Primer Inggris. 

''Saya tidak tahu, situasi apa yang dihadapi Pep. Tersingkir di Liga Champions tentu sangat berat, ditambah melihat kami melangkah ke partai final. Dia mengatakan apa yang dia anggap harus dikatakan. Mungkin, dia benar, kami baru meraih satu titel Liga Primer Inggris. Namun, saya tidak tahu dari mana datangnya ide soal dukungan publik kepada kami. Bukan itu hal yang saya rasakan saat datang ke kandang lawan, justru sebaliknya,'' ujar Klopp.

 

Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA