Saturday, 22 Muharram 1444 / 20 August 2022

Zelenskyy: Rusia akan Kalah karena Kejahatan Selalu Kalah

Senin 09 May 2022 17:51 WIB

Rep: Fergi Nadira/ Red: Friska Yolandha

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan Rusia telah melupakan segala sesuatu yang penting bagi para pemenang Perang Dunia Kedua.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan Rusia telah melupakan segala sesuatu yang penting bagi para pemenang Perang Dunia Kedua.

Foto: AP/Efrem Lukatsky
Barat menggunakan kesempatan Hari Kemenangan untuk mengecam tindakan Rusia di Ukraina

REPUBLIKA.CO.ID, KIEV -- Rusia merayakan Hari Kemenangan pada 9 Mei. Menjelang Hari Kemenangan, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengatakan Rusia telah melupakan segala sesuatu yang penting bagi para pemenang Perang Dunia Kedua.

Zelenskyy mengatakan, seluruh dunia bebas dapat melihat bahwa Ukraina adalah pihak yang baik dalam perang ini. "Rusia akan kalah karena kejahatan selalu kalah," kata Zelenskyy dikutip BBC, Senin (9/5/2022).

Baca Juga

Para pemimpin Barat juga menggunakan kesempatan Hari Kemenangan untuk mengecam tindakan Rusia di Ukraina. Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, yang mengunjungi Ukraina, mengatakan bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin bertentangan dengan nilai-nilai yang diperjuangkan banyak orang hingga mati.

Selain itu para pemimpin kelompok G7 mengatakan tindakan Putin membawa rasa malu pada Rusia dan pengorbanan bersejarah rakyatnya. Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB mengatakan Linda Thomas-Greenfield mengatakan Rusia "tidak punya apa-apa" untuk dirayakan di Hari Kemenangan. Ia mengatakan Rusia kehilangan banyak hal dalam perangnya di Ukraina.

Hari Kemenangan yang dirayakan pada 9 Mei merupakan salah satu tanggal merah yang paling meriah di Rusia. Hari libur nasional itu merayakan kemenangan Rusia atas Nazi Jerman di Perang Dunia II. Presiden Rusia Vladimir Putin yang merupakan pemimpin Rusia sejak 1999 akan menggelar hari peringatan itu pada Senin (9/5/2022) waktu setempat. Pidatonya pun sangat dinanti publik.

Rusia bersiap mengadakan parade militer tahunannya di Lapangan Merah Moskow dan di kota-kota di seluruh Rusia untuk merayakan Hari Kemenangan yang menandai kemenangan atas Nazi Jerman pada 1945. Acara ini merupakan pameran bagi militer Rusia yang kemungkinan ada pameran pasukan, tank, roket, dan rudal balistik diarak melalui ibu kota untuk menunjukkan kekuatan Kremlin.

Kendati demikian, parade tahun ini datang ketika invasi Rusia ke Ukraina telah goyah. Kini militernya fokus pada pertempuran di timur negara itu setelah gagal merebut ibu kota Kiev dan kota-kota besar lainnya.

Sejak perang berkobar, Putin mengatakan serangannya ke Ukraina pada 24 Februari lalu bertujuan untuk melucuti senjata dan menghilangkan nasionalisme anti-Rusia yang dibentuk Barat. Ukraina dan sekutu-sekutunya mengatakan serangan Rusia dilakukan tanpa provokasi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA