Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Destinasi Wisata Sleman Dikunjungi Lebih dari 1 Juta Wisatawan Saat Libur Lebaran

Senin 09 May 2022 05:14 WIB

Red: Nur Aini

Wisatawan menikmati suasana sore di atas Tebing Breksi, Sleman, DI Yogyakarta, Kamis (5/5/2022).Destinasi wisata bekas penambangan batuan breksi endapan dari abu vulkanik Gunung Api Purba tersebut menjadi destinasi favorit wisatawan menghabiskan libur lebaran.

Wisatawan menikmati suasana sore di atas Tebing Breksi, Sleman, DI Yogyakarta, Kamis (5/5/2022).Destinasi wisata bekas penambangan batuan breksi endapan dari abu vulkanik Gunung Api Purba tersebut menjadi destinasi favorit wisatawan menghabiskan libur lebaran.

Foto: ANTARA/Hendra Nurdiyansyah
Destinasi wisata kuliner menjadi favorit wisatawan dan pemudik di Sleman

REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat, 1.058.889 wisatawan mengunjungi sejumlah destinasi wisata di wilayah itu pada periode cuti bersama Idul Fitri 2022.

"Jumlah kunjungan di destinasi wisata di Kabupaten Sleman selama periode 29 April sampai 8 Mei 2022 hingga pukul 15.00 WIB tercatat 1.058.889 kunjungan," kata Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman Suparmono di Sleman, Ahad (8/5/2022).

Baca Juga

Menurut dia, destinasi wisata kuliner menjadi favorit kunjungan di Kabupaten Sleman, dengan jumlah kunjungan 470.592 atau 44,44 persen.

"Selanjutnya destinasi wisata alam sebesar 276.617 kunjungan atau 26,12 persen, destinasi wisata buatan sebesar 169.052 kunjungan atau 15,96 persen, dan destinasi wisata budaya sebesar 142.628 kunjungan atau 13,47 persen," katanya.

Ia mengatakan, destinasi wisata kuliner menjadi favorit wisatawan dan pemudik karena sebagian besar pemudik memiliki kenangan yang bisa dibagi dengan keluarganya terkait kuliner yang dinikmatinya selama berkuliah/tinggal di Kabupaten Sleman.

"Destinasi wisata kuliner itu terdiri atas destinasi wisata kuliner tradisional, seperti Gudeg di seputaran kawasan Gudeg Mbarek Sego Pecel (SGPC) UGM, Ayam Kalasan, dan Boyong Kalegan," katanya.

Selain itu, terdapat pula destinasi kuliner kekinian, yang menawarkan bukan hanya kuliner, tetapi juga tempat berswa foto seperti Kopi Merapi, Kopi Klotok, Raminten, West Lake, Abhayagiri, Mang Engking, dan beberapa resto dan cafe yang tersebar di kawasan tengah Kabupaten Sleman. Suparmono mengatakan, jip wisata lereng Merapi juga masih menjadi primadona wisatawan ketika berkunjung ke Kabupaten Sleman.

"Tercatat tidak kurang dari 85.052 wisatawan atau 30,76 persen menggunakan jip untuk menikmati keindahan Kabupaten Sleman di seputaran kawasan Kaliurang dan Kaliadem," katanya.

Kawasan Kaliadem, dengan berbagai destinasi yang ada, seperti Bunker Kaliadem, Petilasan Mbah Maridjan, Batu Alien, The Lost World, Museum Sisa Hartaku, dan Kali Kuning Park (termasuk Plunyon) menjadi destinasi pilihan selanjutnya bagi wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Sleman yang mencapai 24,82 persen.

"Destinasi wisata alam lainnya yang menjadi tujuan kunjungan wisatawan adalah kawasan Kaliurang, Bukit Klangon, Grojogan Watu Purbo (Tempel), dan Tebing Breksi Prambanan," katanya.

Ia mengatakan, destinasi wisata buatan seperti Studio Alam Gamplong, Merapi Park, Suraloka Zoo, Agrowisata Bhumi Merapi, Jogja Exotarium, Ledok Sambi, Opak Tujuh Bulan, dan Blue Lagoon juga menjadi tujuan wisatawan dan pemudik memanfaatkan libur lebaran kali ini.

"Candi Prambanan dan Kraton Ratu Boko masih menjadi magnet utama penarik kunjungan wisatawan di destinasi wisata budaya di Kabupatens Sleman. Setidaknya tercatat sebanyak 7.000 sampai dengan 20 ribu lebih kunjungan di kedua destinasi tersebut pada musim libur kali ini," katanya.

Kunjungan di kedua candi terserbut, kata dia, mengambil porsi sampai 50 persen dari kunjungan wisatawan di destinasi budaya di Kabupaten Sleman. Kunjungan ke Candi Ijo dan Candi Sambisari juga menunjukkan kenaikan sampai 20 persen dibandingkan kunjungan pada hari-hari biasa.

sumber : Antara
Silakan akses epaper Republika di sini Epaper Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA