Thursday, 18 Syawwal 1443 / 19 May 2022

Ambisi Xavi Usai Antarkan Barcelona ke Liga Champions Musim Depan

Ahad 08 May 2022 18:52 WIB

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez.

Pelatih Barcelona, Xavi Hernandez.

Foto: EPA-EFE/ERDEM SAHIN
Xavi bertekad mengantarkan Barca mengakhiri La Liga musim ini sebagai runner-up.

REPUBLIKA.CO.ID, SEVILLE -- Barcelona dipastikan bakal tampil di Liga Champions musim depan berkat kemenangan, 2-1, atas Real Betis pada jornada ke-35 La Liga Spanyol, Ahad (8/5/2022) dini hari WIB. Raihan poin Blaugrana tidak akan mampu dikejar peringkat kelima, yang diduduki oleh Real Betis, di tiga laga pamungkas Liga Spanyol musim ini.

Blaugrana mengumpulkan 69 poin dari 35 laga dan bertengger di peringkat kedua. Klub asal Katalan itu telah mengantongi keunggulan 11 poin dari Betis, yang duduk di peringkat kelima.

Baca Juga

Barcelona pun dipastikan finis di empat besar atau zona Liga Champions di papan klasemen La Liga. Kendati begitu, pelatih Barcelona, Xavi Hernandez, masih memiliki ambisi tambahan terkait capaian Sergio Busquets dan kawan-kawan pada musim ini.

Eks pelatih Al Sadd itu bertekad untuk mengantarkan Barcelona mengakhiri La Liga musim ini sebagai runner-up. Blaugrana memang belum sepenuhnya nyaman dalam menempati peringkat kedua klasemen sementara La Liga.

Di peringkat ketiga, Sevilla terus menguntit dengan hanya terpaut lima poin. Pun dengan ancaman dari Atletico Madrid, yang duduk di peringkat keempat, yang mengantongi 61 poin dari 34 laga.

''Kami sudah berhasil mengangkat sedikit beban di pundak kami. Kami mungkin tidak tampil apik di beberapa laga. Ini menjadi bukti perbaikan yang harus kami lakukan. Namun, kami akan berada di Liga Champions musim depan dan saatnya untuk mengamankan posisi kedua,'' ujar Xavi seperti dikutip Marca, Ahad (8/5/2022).

Dalam lawatan ke markas Real Betis, Stadion Benito Villamarin, Barcelona harus susah payah memetik kemenangan. Blaugrana bahkan baru bisa memecah kebuntuan via gol Ansu Fati pada menit ke-76. Namun, kemenangan yang sudah didepan mata buyar lantaran tim tuan rumah mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-79 lewat torehan Marc Bartra.

Beruntung, Jordi Alba mampu membawa Barcelona kembali unggul dengan torehan gol pada masa injury time, tepatnya pada menit ke-94. Blaugrana akhirnya bisa membawa pulang tiga poin lewat kemenangan, 2-1, atas Real Betis. Terlepas dari keberhasilan anak-anak asuhnya memetik kemenangan, Xavi masih memiliki sejumlah catatan terkait performa para penggawa Blaugrana.

Inkonsistensi performa, kata Xavi, masih menjadi musuh besar Blaugrana pada sepanjang musim ini. ''Inkonsistensi performa membuat kami gagal meraih titel juara. Mentalitas tim ini mungkin telah sedikit berubah. Namun, hal itu tidak cukup apabila kami ingin bersaing dalam perebutan gelar juara. Kami harus realistis,'' kata Xavi.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA