Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Banjir Landa Selatan Sukabumi, Tiga Rumah Warga Terdampak

Ahad 08 May 2022 09:04 WIB

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Nashih Nashrullah

Ilustrasi banjir. Banjir di selatan Sukabumi diakibatkan hujan deras

Ilustrasi banjir. Banjir di selatan Sukabumi diakibatkan hujan deras

Foto: Www.freepik.com
Banjir di selatan Sukabumi diakibatkan hujan deras

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI— Bencana banjir melanda selatan Kabupaten Sukabumi tepatnya di Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, Sabtu (7/5/2022). Akibatnya sebanyak tiga rumah warga terdampak bencana tersebut. 

Data Dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyebutkan, bencana banjir di daerah tersebut juga pernah terjadi pada 1 Mei 2022 lalu. Lokasi banjir tepatnya di Kampung Ciuyuhan RT 02 RW 09, Desa Tamanjaya, Kecamatan Ciemas, Sukabumi. 

Baca Juga

''Banjir ini disebabkan hujan dengan intensitas deras mengakibatkan banjir,'' ujar Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciemas, Idrus Stansyah, Sabtu malam. Banjir berasal dari luapan Sungai Cikalong. 

Dalam bencana ini ada tiga rumah warga yang terdampak. Ke tiga rumah itu yakni rumah Ustadz Ajim yang dihuni empat orang, Ystadz Mahrudin dihuni dua orang dan rumah Ustadz Buloh ditempati 2 orang. Untuk sementara warga tersebut mengungsi ke rumah kerabat terdekat. 

Selain banjir, bencana longsor juga menerjang Kabupaten Sukabumi. Di mana longsor terjadi di Kampung Sindangpalay RT 06 RW 06, Desa Pasawahan, Kecamatan Cicurug pada Sabtu malam sekitar pukul 19.00 WIB. 

''Hujan deras mengakibatkan tebing setinggi 8 meter, lebar 2 meter da panjang 8 meter longsor,'' ujar P2BK Cicurug, Dodi Firmansyah. Bencana ini menyebabkan bagian rumah belakang seorang warga yang dihuni 3 KK atau 10 jiwa jebol terdorong material longsoran. 

Dodi menerangkan, bangunan belakang rumah jebol dengan panjang 5 meter tinggi 3 meter. Di mana kerugian ditaksir Rp 75 juta.  

P2BK Cicurug terang Dodi, berkoordinasi bersama perangkat Desa/Kecamatan, Koramil, Polsek dan relawan guna melakukan pendataan. Selain itu memberikan himbauan ke masyarakat untuk tetap waspada menghadapi bencana. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA