Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Igor Tudor: Hellas Verona Bakal Jadi 'Kuburan' untuk Milan

Ahad 08 May 2022 02:28 WIB

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Ratna Puspita

Pelatih Verona Igor Tudor

Pelatih Verona Igor Tudor

Foto: EPA-EFE/CESARE ABBATE
Milan pernah gagal meraih dua titel scudetto setelah kalah dari Verona.

REPUBLIKA.CO.ID, VERONA -- Ahli taktik Hellas Verona Igor Tudor menegaskan, timnya bakal menghadirkan mimpi buruk bagi AC Milan ketika berkunjung ke markas Stadion Marc'antonio Bentegodi, Senin (9/5) dini hari WIB besok. Bagi Tudor, i Rossoneri harus berhati-hati karena pasukannya bakal memberikan segalanya untuk menang.

"Ini pertandingan penting untuk mereka, tetapi juga buat kami, karena ketika semua orang menonton, Anda ingin membuat kesan yang sangat baik," kata Tudor menegaskan dilansir Football Italia, Ahad (8/5/2022).

Baca Juga

Perlombaan untuk memperebutkan gelar Serie A Liga Italia 2021/2022 belum berakhir. Inter Milan yang berhasil melakukan comeback dramatis 4-2 atas Empoli memaksa Milan untuk tidak tinggal diam ketika berkunjung ke Kota 'Romeo and Juliet', Verona.

Bagi i Rossoneri, tiga poin merupakan harga mati demi kembali merebut puncak klasemen yang sementara ditempati oleh Inter. Untuk itu, skuad besutan Stefano Pioli diprediksi akan turun dengan kekuatan penuh.

Milan memiliki momen menyakitkan dengan gagal meraih dua titel scudetto setelah menelan kekalahan dari Verona di Bentegodi. Itu terjadi pada kampanye 1973 dan 1990 silam yang dikenal sebagai 'Fatal Verona'.

"Aku tidak bisa menghindari momen (Fatal Verona). Tetapi, kami hanya fokus pada saat ini, bermain dengan kepercayaan diri dan mengalahkan mereka," sambung eks pemain Juventus.

Dalam lima pertemuan terakhir Milan lebih dominan dengan mengoleksi tiga kemenangan serta dua kali seri melawan Verona. Adapun dari dua kunjungan terakhir Iblis Merah di Stadion Marc'antonio Bentegodi Milan berhasil memetik kemenangan 2-0 pada 2021, dan 1-0 pada 2019 lalu.

Allenatore berusia 44 tahun mengakui pertarungan melawan tim pemilik 18 gelar scudetto memang selalu melelahkan pun menyulitkan. "Kami belajar dari kekalahan sebelumnya (2-3) di San Siro. Kami telah meningkatkan dan menjadi lebih solid. Ini jelas akan sulit, tetapi kami bekerja keras serta tak ingin membuat kesalahan."

Namun patut dicatat, Antonin Barak dan kolega kerap tampil kesetanan saat bermain di kandang sendiri. Sejumlah papan atas Juventus, Inter Milan, dan AS Roma tersungkur ketika berkunjung ke stadion berkapasitas 39 ribu bangku penonton.

Milan sementara berada di peringkat kedua dengan perolehan angka 77 dari 23 kemenangan, delapan imbang dan empat seri. Hellas Verona menduduki kursi ke-9 mengumpulkan nilai 52 tertinggal tujuh poin di bawah AS Roma yang menempati peringkat ketujuh.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA