Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Penumpang Kereta Turun di Stasiun Daop 8 Surabaya 22.138 Orang

Sabtu 07 May 2022 19:39 WIB

Rep: Antara/ Red: Erik Purnama Putra

Sejumlah penumpang menunggu kedatangan Kereta Sancaka di Stasiun Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (29/4/2022).

Sejumlah penumpang menunggu kedatangan Kereta Sancaka di Stasiun Gubeng, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (29/4/2022).

Foto: ANTARA/Didik Suhartono
Jumlah yang turun di Stasiun Gubeng, Pasar Turi, dan Malang naik 2.000 penumpang.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 8 Surabaya menyatakan, jumlah penumpang kereta yang turun di stasiun wilayah kerjanya naik sekitar 2.000 orang pada H +4 Lebaran 2022. Hal itu seiring selesainya libur Lebaran dan kembalinya aktivitas masyarakat.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengatakan, pada Sabtu (7/5/2022) atau H +4 Lebaran 2022, jumlah total penumpang kereta yang turun di tiga stasiun besar Surabaya masing-masing, Gubeng, Pasar Turi, dan Malang mencapai 22.138 penumpang. "Angka itu naik sekitar 2.000 orang dibanding Jumat (6/5) dengan total jumlah penumpang kereta yang turun mencapai 20.391 penumpang," kata Luqman di Kota Surabaya, Jawa Timur, Sabtu.

Untuk masing-masing stasiun, yakni Stasiun Gubeng tercatat sebanyak 8.210 penumpang turun pada Sabtu, naik dibanding Jumat yang mencapai 7.496 penumpang.Sedangkan Stasiun Pasar Turi, penumpang turun mencapai 6.705 orang, naik dibanding sehari sebelumnya yang mencapai 5.916 penumpang. Adapun di Stasiun Malang total 2.921 penumpang turun, jumlah itu naik dibanding sehari sebelumnya yang mencapai 2.606 penumpang.

PT KAI menetapkan masa angkutan Lebaran 2022 berlangsung pada H-10 sampai dengan H+10 Lebaran, atau tanggal 22 April sampai 13 Mei 2022. Untuk puncak arus balik secara nasional, PT KAI memprediksi terjadi pada tanggal 6 Mei sampai dengan 9 Mei 2022, dengan total pelanggan sebanyak 604.244 orang.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA