Jumat 06 May 2022 18:00 WIB

Soal Prabowo Nyapres, Ini Respons Sesepuh Pondok Buntet Cirebon

Kiai Adib mengeklaim Prabowo nyaman di Buntet dibanding kunjungan di tempat lain.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Agus raharjo
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.
Foto: Antara/Fikri Yusuf
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON – Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, mengunjungi Pondok Pesantren Buntet, di Kecamatan Astanajapura, Kabupaten Cirebon, Jumat (6/5/2022). Kedatangannya diterima sesepuh Pondok Buntet Pesantren, Kiai Adib Rofiuddin.

Ketua Umum Partai Gerindra tersebut melakukan pertemuan secara tertutup dengan Kiai Adib sekitar satu jam. Setelah itu, Prabowo melanjutkan perjalanannya ke kota lain.

Baca Juga

Usai pertemuan itu, Kiai Adib menjelaskan, mereka hanya bicara tentang kekeluargaan, bukan membahas tentang politik. "(Prabowo) silaturahim ke sini menyambung tali persaudaraan," kata Kiai Adib, Jumat (6/5/2022).

Kiai Adib menambahkan, dalam pertemuan tersebut, mereka tidak membicarakan tentang pribadi maupun keluarga Prabowo. Melainkan hanya tentang bangsa dan negara. "(Lamanya pertemuan) 65 menit, kata beliau itu paling lama di sini, di tempat lain rata-rata setengah jam. Beliau tadi nyaman betul," tutur Kiai Adib.

Kiai Adib menambahkan, dalam kesempatan itu, Prabowo meminta doa kepada dirinya bagi keselamatan dan kesejahteraan bangsa dan negara. Dia pun menyampaikan pesan kepada Prabowo.

"Saya hanya menyampaikan titip bangsa dan negara Indonesia, khususnya lagi pesantren dan Nahdlatul Ulama," tutur Kiai Adib. Kiai Adib mengungkapkan, Prabowo pun berjanji akan kembali bersilaturahim ke Pondok Buntet di lain waktu.

Sementara itu, ketika dimintai tanggapannya mengenai kemungkinan Prabowo maju menjadi calon presiden, Kiai Adib menilai positif. Dia menyatakan, Prabowo merupakan sosok pemimpin yang sangat memperhatikan bangsa dan negara.

"Itu sangat bagus karena beliau memang sosok pemimpin yang sangat memperhatikan kepentingan bangsa dan negara," tegas Kiai Adib.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement