Jumat 06 May 2022 13:47 WIB

PGRI Sambut Baik Jadwal Masuk Sekolah Diundur

Jadwal masuk sekolah di Banten, DKI Jakarta, dan Jabar diundur menjadi 12 Mei 2022.

Rep: Mimi Kartika/ Red: Reiny Dwinanda
Kendaraan melintas di Jalan Tol Solo-Semarang, Ampel, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (6/5/2022). Arus balik dari arah Solo menuju Semarang pada H+3 Lebaran terpantau meningkat sehingga terjadi kemacetan di KM 473. Jadwal masuk sekolah di Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat dimundurkan menjadi 12 Mei 2022 untuk menghindari penumpukan arus balik.
Foto: ANTARA/Aloysius Jarot Nugroho
Kendaraan melintas di Jalan Tol Solo-Semarang, Ampel, Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (6/5/2022). Arus balik dari arah Solo menuju Semarang pada H+3 Lebaran terpantau meningkat sehingga terjadi kemacetan di KM 473. Jadwal masuk sekolah di Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat dimundurkan menjadi 12 Mei 2022 untuk menghindari penumpukan arus balik.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Unifah Rosyidi menyambut baik kebijakan pemerintah yang memundurkan jadwal masuk sekolah menjadi 12 Mei 2022 di Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat. Hal ini ditujukan untuk menghindari penumpukan arus balik yang berpotensi memicu penyebaran Covid-19.

"Saya menyambut baik karena tujuanya untuk menghindari penumpukan arus mudik yang berpotensi pada penyebaran Covid-19," ujar Unifah kepada Republika.co.id, Jumat (6/5/2022).

Baca Juga

Unifah meminta daerah lain untuk menyesuaikan kebijakan jadwal masuk sekolah sesuai kondisi masing-masing. Hal serupa juga dilontarkan Koordinator Nasional Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Satriwan Salim yang mengatakan, dinas pendidikan provinsi maupun kabupaten/kota lain perlu menyesuaikan kondisi wilayahnya terkait kebijakan jadwal masuk sekolah.

"Yang penting jangan sampai perpanjangan waktu libur justru menambah mobilitas masyarakat, orang tua atau siswa, untuk berwisata. Kalau begini tujuan regulasi waktu libur dari Kemdikbud Ristek kan enggak akan tercapai," kata Satriwan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement