Sunday, 29 Safar 1444 / 25 September 2022

Industri Perjalanan Desak Hentikan Pengujian Covid Masuk AS

Jumat 06 May 2022 09:04 WIB

Red: Friska Yolandha

Wisatawan berbaris untuk melewati keamanan di Rhode Island TF Green International Airport, Amerika Serikat, 19 April 2022. Maskapai-maskapai penerbangan utama AS, kelompok bisnis dan perjalanan, serta perusahaan lain mendesak Gedung Putih pada Kamis (5/5/2022) untuk mengabaikan persyaratan pengujian pra-keberangkatan COVID-19 bagi penumpang internasional yang divaksinasi bepergian ke Amerika Serikat.

Wisatawan berbaris untuk melewati keamanan di Rhode Island TF Green International Airport, Amerika Serikat, 19 April 2022. Maskapai-maskapai penerbangan utama AS, kelompok bisnis dan perjalanan, serta perusahaan lain mendesak Gedung Putih pada Kamis (5/5/2022) untuk mengabaikan persyaratan pengujian pra-keberangkatan COVID-19 bagi penumpang internasional yang divaksinasi bepergian ke Amerika Serikat.

Foto: AP Photo/David Goldman
Penghapusan pengujian Covid-19 ditujukan untuk mengakselerasi ekonomi AS.

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON -- Maskapai-maskapai penerbangan utama AS, kelompok bisnis dan perjalanan, serta perusahaan lain mendesak Gedung Putih pada Kamis (5/5/2022) untuk mengabaikan persyaratan pengujian pra-keberangkatan COVID-19 bagi penumpang internasional yang divaksinasi bepergian ke Amerika Serikat. Ini bertujuan untuk mengakselerasi pemulihan ekonomi.

"Mengingat pemulihan ekonomi yang lambat dari sektor bisnis dan perjalanan internasional, dan mengingat kemajuan medis dan metrik kesehatan masyarakat yang meningkat di AS, kami mendorong Anda untuk segera menghapus persyaratan pengujian masuk untuk pelancong udara yang divaksinasi," kata surat yang ditandatangani oleh American Airlines, Carnival Corp, Marriott International, Walt Disney Co's Disney Parks, Kamar Dagang AS, Asosiasi Perjalanan AS, dan lainnya.

Baca Juga

Eksekutif maskapai mengatakan banyak orang Amerika tidak bepergian ke luar negeri karena kekhawatiran mereka akan dinyatakan positif dan terdampar di luar negeri. Surat kepada Koordinator Tanggapan Virus Corona Gedung Putih Ashish Jha mengatakan "biaya ekonomi yang terkait dengan mempertahankan tindakan itu signifikan," mengatakan pengeluaran perjalanan internasional anjlok 78 persen dibandingkan dengan level 2019.

Surat itu mencatat banyak pemerintah asing "dengan tingkat infeksi, vaksinasi, dan rawat inap yang serupa, termasuk Inggris, Jerman, dan Kanada, telah menghilangkan persyaratan pengujian pra-keberangkatan untuk pelancong yang divaksinasi.

"Surat itu mencatat bahwa pemerintahan Biden tidak memerlukan tes negatif untuk masuk di pelabuhan masuk perbatasan darat dengan Kanada dan Meksiko, tetapi hanya untuk pelancong udara. Gedung Putih tidak segera berkomentar.

Pada 18 April, seorang hakim federal menyatakan mandat masker transportasi berusia 14 bulan itu melanggar hukum dan Pemerintahan Biden dengan cepat berhenti menegakkan aturan di pesawat terbang dan di pusat transit seperti bandara. Pada Desember, Pemerintahan Biden memberlakukan aturan baru yang lebih ketat yang mengharuskan pelancong udara internasional yang tiba di Amerika Serikat untuk mendapatkan tes COVID-19 negatif dalam satu hari perjalanan.

Di bawah aturan sebelumnya, pelancong udara internasional yang divaksinasi dapat menunjukkan hasil tes negatif yang diperoleh dalam waktu tiga hari sejak hari keberangkatan mereka.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA