Kamis 05 May 2022 12:37 WIB

Total 25 Juta Pengunjung Masjid Agung Camlica Turki dalam 3 Tahun

Masjid Agung Camlıca merupakan masjid milik Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

Rep: Zahrotul Oktaviani/ Red: Nashih Nashrullah
Masjid Agung Camlica. Masjid Agung Camlıca merupakan masjid milik Presiden Turki  Recep Tayyip Erdogan
Foto: Dailysabah
Masjid Agung Camlica. Masjid Agung Camlıca merupakan masjid milik Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

REPUBLIKA.CO.ID, ISTANBUL – Masjid Agung Camlıca telah menampung 25 juta orang sejak diresmikan tiga tahun lalu di kota terbesar di Turki, Istanbul. Masjid ini memiliki keistimewaan karena menampung Museum Peradaban Islam.

Selain sebagai tempat ibadah yang megah, masjid ini merupakan kompleks paling modern di Turki dengan galeri seni, perpustakaan, ruang konferensi, bengkel seni, dan museum yang baru diluncurkan.

Baca Juga

Ide pembangunan masjid raksasa ini adalah milik Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, yang didirikan pada 7 Agustus 2013. Posisinya di Bukit amlıca yang ikonis di Istanbul dan memiliki kombinasi arsitektur Ottoman dan Seljuk.

Dilansir di Daily Sabah, Rabu (4/5/2022), bangunan tempat ibadah ini lantas telah menjadi salah satu simbol kota. 

Empat menara masjid berdiri setinggi 107,1 meter. Angka ini merupakan simbol pengakuan atas kemenangan Seljuk Turki di Malazgirt (Manzikert), Turki timur, pada 1071 melawan tentara Bizantium yang membuka Anatolia ke pemukiman Turki.

Tak hanya itu, kubah pusat disebut menggantung 72 meter di atas tanah, mewakili 72 negara yang tinggal di kota itu. Sementara kubah kedua memiliki diameter 34 meter, selaku nomor lisensi resmi Istanbul.

Gerbang utamanya, yang beratnya 6 ton, berdiri setinggi 6,5 meter dan lebar 5 meter. Hal ini menjadikannya sebagai salah satu yang terbesar di seluruh dunia.

Di dal lingkungan masjid terdapat delapan bengkel seni, galeri seni seluas 3.500 meter persegi dan perpustakaan seluas 3.000 meter persegi. Tersedia pula aula konferensi dengan kapasitas 1.071 kursi, serta tempat parkir dalam ruangan untuk 3.500 kendaraan di kompleks masjid.

Kepala Asosiasi Pembangunan dan Pemeliharaan Unit Masjid dan Kebudayaan Istanbul, Ergin Kulunk, mengatakan masjid tersebut bertemu dengan jamaah pada 7 Maret 2019. Namun, dia secara resmi diluncurkan pada 3 Mei di tahun yang sama.

"Proyek masjid disiapkan dan selesai dalam 60 bulan, dan mendapat perhatian lebih dari yang diperkirakan," ucap dia.

Meskipun jumlah pengunjung terbatas selama pandemi Covid-19, masjid menyambut lebih banyak pengunjung seiring dengan penurunan kasus virus corona di Turki.

Salah satu contoh terbaru adalah saat Lailatul Qadar. Momen tersebut merupakan saat di mana wahyu pertama Alquran kepada Nabi Muhammad SAW. "Kami menyaksikan keramaian yang sangat baik. Saya kira sekitar 25 ribu orang datang ke masjid," lanjutnya.

Dia merasa bangga, mengingat pengunjung dan umat Muslim lebih memilih masjid tempat ia bekerja untuk beribadah. Mereka yang datang berasal dari hampir seluruh bagian Turki.

Bahkan, sejak pembukaan resminya, masjid tersebut telah menerima orang-orang dari banyak negara. Külünk mengatakan Masjid Agung Camlıca telah masuk daftar tempat untuk dikunjungi di Istanbul. 

 

Sumber: dailysabah    

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement