Tuesday, 18 Muharram 1444 / 16 August 2022

Demi Kejar Popularitas TikTok, Facebook akan Tinggalkan Podcast

Rabu 04 May 2022 22:59 WIB

Rep: Meiliza Laveda/ Red: Dwi Murdaningsih

Facebook. Facebook akan fokus pada konten video pendek untuk saingi TikTok.

Facebook. Facebook akan fokus pada konten video pendek untuk saingi TikTok.

Foto: EPA
Facebook akan fokus pada konten video pendek untuk saingi TikTok.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Facebook sempat populer karena fitur podcastnya. Namun, fitur tersebut tampaknya akan segera berakhir. Menurut laporan Bloomberg, Facebook akan mengakhiri dukungan podcast pada musim panas ini.

Ini membuat perusahaan menghapus kemampuan untuk menambahkan podcast mulai pekan ini dan menghapus layanan sepenuhnya pada 3 Juni nanti. 

Baca Juga

Penghentian platform podcast juga mencakup perubahan pada layanan audio Facebook lain, termasuk Soundbites dan Live Audio Rooms. Layanan berbagi audio berdurasi pendek Soundbites dan hub audio platform akan diberhentikan walaupun tanggal akhirnya belum dirilis oleh perusahaan. Namun, menurut juru bicara Meta, itu akan terjadi dalam beberapa pekan mendatang.

Sementara itu, fitur Live Audio Rooms mengalami perubahan yang tampaknya akan dimasukkan ke dalam Facebook Live sehingga pengguna dapat memilih untuk menayangkan hanya dengan audio atau audio dan video.

Dilansir Digital Trends, Rabu (4/5/2022), perubahan ini tampaknya menjadi bagian dari fokus baru Meta pada video berdurasi pendek, khususnya untuk bersaing dengan TikTok. Sebelumnya, Facebook mengikuti jejak Instagram untuk menambahkan konten Reels, mirip dengan video TikTok. Reels hadir di Instagram pada tahun 2020 dan Facebook menindaklanjuti dengan versinya setahun kemudian.

Belum lama ini, Instagram mengumumkan dukungan untuk konten orisinal dengan fitur-fitur baru. Meta tampaknya menggandakan konten bentuk pendek dan fokus saat ini adalah menjauh dari tren podcasting.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA