Rabu 04 May 2022 00:34 WIB

BMKG Imbau Wisatawan Waspada Gelombang Saat Berwisata di Labuan Bajo

BMKG imbau wisatawan dan nakhoda kapal wisata untuk mewaspadai gelombang tinggi

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih
Sebuah kapal wisata pinisi melintas di perairan dekat Dermaga Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. BMKG imbau wisatawan dan nakhoda kapal wisata untuk mewaspadai gelombang tinggi. Ilustrasi.
Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Sebuah kapal wisata pinisi melintas di perairan dekat Dermaga Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. BMKG imbau wisatawan dan nakhoda kapal wisata untuk mewaspadai gelombang tinggi. Ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, LABUAN BAJO - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Komodo mengimbau wisatawan dan nakhoda kapal wisata untuk mewaspadai gelombang tinggi dan angin kencang ketika hendak berwisata ke beberapa titik wisata di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.

"Waspadai gelombang tinggi di perairan selat Sape bagian selatan termasuk perairan selatan Manggarai Barat pada 4 Mei 2022," kata Kepala Stasiun Meteorologi Komodo Sti Nenotek di Labuan Bajo, Selasa (3/5/2022).

Baca Juga

Peringatan waspada gelombang tinggi tersebut didasarkan pada prakiraan BMKG yang mencatat kecepatan angin berkisar 12-40 km/jam. Selain itu, BMKG juga memprakirakan ketinggian gelombang berkisar 0,75 hingga 2,0 meter pada esok hari dengan angin bertiup dari timur.

Imbauan untuk waspada gelombang tinggi di perairan bagian selatan Manggarai Barat ini dia khususkan bagi wisatawan yang akan berkunjung ke sekitar selatan Komodo, bagian selatan Rinca, selatan Padar, dan Selat Padar. Sti mengatakan informasi cuaca di semua tempat wisata dalam wilayah Manggarai Barat terpantau cerah berawan pada pagi hari dan berawan di siang hari.

Namun, ada potensi hujan ringan terjadi pada siang hari di lokasi wisata Air Terjun Cunca Rami, Air Terjun Cunca Wulang, dan Danau Sano Nggoang. Sti pun meminta para pengunjung untuk berhati-hati dalam beraktivitas selama liburan. Dia mengajak wisatawan untuk terus memantau informasi cuaca resmi yang dikeluarkan oleh BMKG.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement