Saturday, 22 Muharram 1444 / 20 August 2022

Terminal Cicaheum Layani 5.718 Penumpang Saat Puncak Mudik

Ahad 01 May 2022 15:07 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Puluhan calon penumpang menunggu kedatangan bus di Terminal Cicaheum, Kota Bandung, Sabtu (30/4). Keterlambatan bus disebabkan kepadatan dan kemacetan lalu lintas di sejumlah titik di jalur selatan kawasan Priangan Timur.

Puluhan calon penumpang menunggu kedatangan bus di Terminal Cicaheum, Kota Bandung, Sabtu (30/4). Keterlambatan bus disebabkan kepadatan dan kemacetan lalu lintas di sejumlah titik di jalur selatan kawasan Priangan Timur.

Foto: Edi Yusuf/Republika
Paling banyak ialah penumpang antarkota dan antarprovinsi.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Puncak arus mudik Lebaran 2022 di Terminal Cicaheum Kota Bandung berlangsung selama dua hari, yakni H-3 dan H-2 Lebaran (29-30 April 2022). Total ada 5.718 penumpang dengan tujuan ke berbagai daerah di Jawa Barat dan luar Jabar.

Petugas Terminal Cicaheum Kota Bandung, Hamdani di Bandung, Ahad, menuturkan pada Sabtu (30/4) atau H-2 Lebaran, terminal setempat memberangkatkan 3.263 penumpang.

"Sebelumnya memang kita katakan H-3 Lebaran 2022 sudah puncaknya arus mudik ya dengan 2.455 orang penumpang. Tapi ternyata H-2 lebih banyak lagi penumpang yang berangkat, itu mencapai 3.263 orang dengan 124 armada bus," kata dia.

Dia mengatakan jumlah penumpang pada puncak arus mudik Lebaran tahun ini masih jauh di bawah penumpang saat puncak arus mudik Lebaran 2019 yakni mencapai 5.022 orang.

Ia mengatakan para penumpang saat puncak arus mudik Lebaran 2022 di Terminal Cicaheum paling banyak ialah penumpang antarkota dan antarprovinsi, seperti ke arah timur yakni ke Wonosobo, Yogyakarta, Solo, dan Surabaya.

Untuk antarkota dalam provinsi, katanya, tujuan penumpang yang paling banyak ke Tasikmalaya dan Pangandaran.Hamdani menambahkan pada H-1 Lebaran atau pada hari ini jadwal kedatangan bus di Terminal Cicaheum sudah kembali normal dan tidak mengalami keterlambatan karenavpemudik sudah berkurang.

"H-1 jadwal bus sudah normal, tidak ada yang terlambat. Terbukti dengan bus yang menunggu dan mencari penumpang ya karena memang penumpang sudah berkurang," kata dia.

Dia menjelaskan penurunan pemudik karena kebanyakan mereka sudah sampai daerah tujuan masing-masing.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA