Tuesday, 23 Syawwal 1443 / 24 May 2022

PLN Terjunkan 50 Ribu Personel Amankan Pasokan Listrik Selama Libur Lebaran

Ahad 01 May 2022 13:50 WIB

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Nidia Zuraya

Gardu induk PLN. ilustrasi

Gardu induk PLN. ilustrasi

Foto: ANTARA/Prasetia Fauzani
PLN juga menyiapkan suplai cadangan dengan menyiagakan 2.550 peralatan pendukung.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT PLN (persero) menerjunkan 50.268 personel di 2.982 posko siaga yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama periode lebaran.   

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan, para personel berjaga selama 24 jam sehingga diharapkan dapat memberikan respons cepat. Tim Siaga PLN telah bertugas sejak H-7 Lebaran hingga H+9 Lebaran. Ia mengatakan, PLN juga berencana untuk memperpanjang masa siaga hingga H+14 Lebaran.

Baca Juga

"Kami mensiagakan personil dan pasokan listrik khususnya di titik penting seperti titik mudik seperti di Rest Area, lokasi kegiatan hari raya, masjid dan juga pelabuhan, bandara dan terminal," ujar Darmawan dalam konferensi pers di Jakarta, Ahad (1/5/2022). 

Lebih lanjut Darmawan mengatakan, PLN juga sudah menyiapkan suplai cadangan dengan menyiagakan 2.550 peralatan pendukung siaga seperti unit Uninterruptible Power Supply (UPS), genset maupun unit gardu bergerak (UGB), trafo mobile hingga kendaraan. 

Soal cuaca yang dalam beberapa hari terakhir cenderung ekstrem, Darmawan menegaskan, gangguan cuaca diluar kendali PLN. Namun, yang bisa diantisipasi adalah kecepatan respons tim di lapangan ketika terdapat masalah. 

"Cuaca ekstem tidaj dalam kendali kita, tapi kalau ada gangguan respons tim kita akan bergerak cepat, langsunt begerak ke lokasi agar bisa diselesaikan dengan baik," katanya. 

Selain memaskimalkan pasokan listrik untuk masyarakat di rumah, Darmawan menuturkan, PLN juga menyiagakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di delapan unit Rest Area yang ada di sepanjang tol Jawa.

Darmawan menilai para pemilik kendaraan listrik tak perlu ragu lagi membawa kendaraan listriknya ke kampung halaman karena PLN menyiagakan seluruh SPKLU di sepanjang Rest Area Tol Jawa. "Saat ini, PLN sudah mengoperasikan SPKLU di 8 rest area sepanjang Tol Trans Jawa. Dari mulai Cikampek hingga Kertosono, Madiun," kata Darmawan.

Darmawan merinci delapan titik tersebut berada di Rest Area KM 519 A (Solo Ngawi), Rest Area KM 519 B (Ngawi Solo), Rest Area KM 389 B (Batang - Semarang), Rest Area KM 379 A (Semarang - Batang), Rest Area KM 626 B (Kertosono, Madiun), Rest Area KM 207 A (Palikanci, Cirebon), Rest Area 208 B (Palikanci) dan Rest Area KM 6 (Jakarta -Cikampek).

Para pemudik juga bisa memakai fasilitas SPKLU yang tersedia di kantor wilayah PLN di sepanjang Jawa. PLN saat ini sudah mengoperasikan lebih dari 126 SPKLU yang tersebar di 97 lokasi di 48 kota seluruh Indonesia.

"Jika para pemudik juga hendak jalan jalan di kota singgah sekitar Tol Trans Jawa, pemudik kendaraan listrik bisa memanfaatkan SPKLU yang tersedia di kantor unit PLN," tambah Darmawan.

Diketahui, pemerintah menargetkan ada 580 SPKLU yang beroperasi pada tahun ini. Saat ini PLN aktif menggenjot pembangunan SPKLU. Diharapkan, pada momen lebaran berikutnya makin meningkatkan gairah para pemilik kendaraan listrik untuk mudik ke kampung halaman dengan meningkatnya fasilitas EV di ruang publik.

Adapun, bagi masyarakat yang mudik menggunakan mobil listrik dapat menggunakan Fitur electric vehicle di PLN Mobile, untuk mengetahui lokasi 126 SPKLU yang tersebar di 48 kota.

 

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA