Sabtu 30 Apr 2022 02:03 WIB

Jasa Marga Pastikan Kesiapan Gerbang Tol Kalikangkung di Masa Mudik Lebaran

Sebanyak 195.214 kendaraan melalui Gerbang Kalikangkung pada H-10 sampai H-4 Lebaran

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Gita Amanda
Foto udara suasana antrean kendaraan roda empat yang akan memasuki Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (28/4/2022). Volume kendaraan arus mudik Tol Trans Jawa Batang-Semarang dari arah Jakarta yang memasuki Gerbang Tol Kalikangkung menuju ke sejumlah wilayah di Jateng dan Jatim pada H-4 Lebaran hingga pukul 23:00 WIB terpantau padat.
Foto: ANTARA FOTO/Aji Styawan
Foto udara suasana antrean kendaraan roda empat yang akan memasuki Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (28/4/2022). Volume kendaraan arus mudik Tol Trans Jawa Batang-Semarang dari arah Jakarta yang memasuki Gerbang Tol Kalikangkung menuju ke sejumlah wilayah di Jateng dan Jatim pada H-4 Lebaran hingga pukul 23:00 WIB terpantau padat.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) yang mengelola Ruas Jalan Tol Semarang-Batang memastikan kesiapan dalam menghadapi lalu lintas arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah. Kesiapan tersebut perlu dilakukan guna menghadapi tingginya animo masyarakat yang melakukan mudik Lebaran.

"Tercatat pada H-10 sampai H-4 Periode Lebaran tahun 2022 ini, sebesar 195.214 kendaraan menuju Semarang atau naik 36,5 persen dari lalu lintas normal 2021 sebesar 142.997 kendaraan yang melalui Gerbang Tol (GT) Kalikangkung," Direktur Utama PT JSB, Prajudi dalam keterangan pers, Jumat (29/4/2022).

Baca Juga

Prajudi mengatakan dengan tingginya volume lalu lintas pemudik yang berasal dari wilayah Barat menuju Jawa Tengah, PT JSB telah mempersiapkan upaya matang untuk menunjang kelancaran layanan transaksi. Khususnya di GT Kalikangkung yang merupakan gerbang tol akhir pemberlakuan one way arus mudik Lebaran 2022.

"Upaya yang dilakukan antara lain memastikan gardu tol beroperasi secara penuh pada saat kondisi lalu lintas normal dan pada saat rekayasa lalu lintas," ujar Prajudi.

PT JSB telah menyiapkan berbagai upaya dalam menghadapi kenaikan volume lalu lintas mudik terutama di GT Kalikangkung pada saat lalu lintas kendaraan padat. Salah satunya memastikan keberfungsian 7 Gardu Transaksi dan 7 Oblique Approach Booth (OAB) pada Gardu Exit serta 4 Gardu Transaksi dan 4 OAB beroperasi pada Gardu Entrace.

"Sedangkan pada saat penerapan rekayasa lalu lintas one way telah disiapkan 10 Gardu Transaksi, 7 OAB dan 4 Mobile Reader (MR). Penyiagaan petugas juga dilakukan agar tidak ada kendala pada saat transaksi di gerbang," ucap Prajudi.

Prajudi juga menjamin kondisi peralatan tol selama terjadinya peningkatan arus kendaraan pada H-10 sampai dengan H-4. Pihak PT JSB telah melakukan maintenance peralatan tol dan penambahan petugas siaga operasional.

"Sampai dengan saat ini seluruh sarana dan prasarana di GT Kalikangkung berfungsi dengan baik dan optimal. Jika terjadi kendala pada saat transaksi maka petugas kami akan siaga membantu agar arus lalu lintas mudik dapat berjalan lancar,” tutur Prajudi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement